JAMBI, 17 Maret 2026 – Menyongsong musim mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi mengeluarkan serangkaian panduan keamanan khusus bagi masyarakat yang memilih angkutan umum sebagai moda perjalanan. Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam rangka Operasi Ketupat 2024 untuk memastikan setiap perjalanan mudik berjalan lancar dan aman hingga tujuan.
“Kami menyadari bahwa angkutan umum menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat yang akan mudik. Oleh karena itu, tips yang kami bagikan ini dirancang agar mudah diikuti dan dapat memberikan rasa aman serta nyaman selama perjalanan,” ujar Kombes Pol Adi Benny.
Dokumen panduan yang disebarkan secara luas melalui media sosial resmi dan pos-pos pelayanan masyarakat membagi poin penting keamanan menjadi tiga kategori utama, dengan penekanan pada kesiapan sebelum dan selama perjalanan.
Persiapan Sebelum Berangkat: Jauhi Resiko dari Awal
Salah satu hal utama yang ditekankan adalah pentingnya melakukan persiapan matang jauh hari sebelum berangkat. Dalam panduan tersebut, Ditlantas mengingatkan masyarakat untuk selalu memilih tiket yang dipesan melalui saluran resmi.
“Travel gelap tidak hanya melanggar peraturan, tetapi juga memiliki risiko tinggi terkait keselamatan kendaraan dan keamanan penumpang. Pastikan bus, kereta api, atau pesawat yang digunakan telah terdaftar dan memiliki izin operasional yang sah,” jelas Kombes Pol Adi Benny.
Selain itu, pesanan tiket jauh hari dianjurkan untuk menghindari kekosongan serta memungkinkan masyarakat merencanakan jadwal perjalanan dengan lebih baik. Bagi setiap pelancong, disarankan juga untuk menyimpan dokumen penting seperti KTP, tiket perjalanan, dan identitas lainnya di tempat yang mudah dijangkau namun aman, seperti tas kecil yang selalu dibawa dekat tubuh.
Keamanan Barang Bawaan: Cegah Kerugian dengan Langkah Sederhana
Untuk mengantisipasi kehilangan atau kerusakan barang bawaan, Ditlantas Polda Jambi memberikan beberapa saran praktis. Pertama, bawa barang hanya secukupnya agar tidak menyulitkan saat naik turun kendaraan serta mengurangi risiko kehilangan.
“Koper atau tas yang digunakan sebaiknya selalu dalam keadaan terkunci, dan jangan lupa untuk menempelkan label yang mencantumkan nama serta nomor telepon aktif. Hal ini akan memudahkan proses pencarian jika barang tersebut hilang atau salah tempat,” tambah seorang petugas Ditlantas yang turut hadir dalam jumpa pers.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memamerkan barang berharga seperti perhiasan, laptop, atau ponsel pintar di tempat umum. Bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus, disarankan untuk membawa obat pribadi serta bekal makanan dan minuman agar tidak tergantung pada fasilitas yang mungkin terbatas selama perjalanan.
Di Tempat Umum: Pilihlah Lokasi yang Aman
Saat berada di terminal, stasiun, atau bandara, Ditlantas mengingatkan agar masyarakat selalu memilih area yang terang dan ramai saat menunggu kendaraan. Lokasi yang gelap atau sepi memiliki risiko lebih tinggi terhadap kejahatan seperti pencurian atau perampokan.
“Kami juga mengimbau agar tidak mudah mempercayai orang asing yang menawarkan bantuan secara tiba-tiba, terutama terkait transportasi atau penyimpanan barang. Jika membutuhkan bantuan, silakan menghubungi petugas keamanan atau petugas pelayanan yang bertugas di lokasi tersebut,” jelas Kombes Pol Adi Benny.
Pihaknya menambahkan bahwa selama periode Operasi Ketupat 2024, Ditlantas Polda Jambi akan meningkatkan patroli di sejumlah titik keramaian dan terminal utama di wilayah Jambi, guna memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Dengan mengikuti tips-tips yang kami bagikan ini, kami yakin setiap perjalanan mudik menggunakan angkutan umum dapat berjalan dengan lancar. Semoga semua masyarakat dapat berkumpul bahagia bersama keluarga di kampung halaman tanpa ada kendala apa pun,” pungkasnya.
(Aidil)
















