Mitrariau.com, Kampar ,Riau – Seorang pria bernama Abdul Rahman (38 tahun) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi kios yang ditempatinya, di Jalan Lintas Profesor M. Yamin, RT 003 RW 006, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, pada Kamis pagi, 9 Juli 2026.
Pihak kepolisian segera melakukan penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
Pernyataan Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang”Kami menegaskan pihak kepolisian telah merespons laporan ini dengan cepat dan profesional.
Kejadian ini menyedihkan, dan kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara Abdul Rahman.
Personel kami segera turun ke lokasi untuk memastikan situasi aman, mengamankan bukti, dan memproses peristiwa ini secara transparan.
Kami meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayai proses hukum yang sedang berjalan.”
Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata”Laporan masuk kepada kami sekitar pukul 08.30 WIB dari warga sekitar terkait penemuan jasad di dalam kios.
Langsung kami turunkan personel Polsek Bangkinang Kota dan Tim Inafis Polres Kampar untuk melakukan olah TKP serta identifikasi.
Dari keterangan saksi, sekitar pukul 08.00 WIB tetangga bernama Yurmanilis mencium bau tak sedap dari arah kios korban yang terkunci rapat.
Saksi kemudian menghubungi pemilik kios, Muslim, yang datang membawa kunci cadangan. Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar mandi.
Korban teridentifikasi Abdul Rahman, lahir di Sibolga 11 Januari 1988, berprofesi wiraswasta dan berdomisili di Kelurahan Langgini.
Tim kami telah melakukan pemeriksaan luar jenazah, namun pihak keluarga secara sukarela menolak dilakukannya autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan di hadapan penyidik.
Sampai saat ini, kami belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi keterlibatan pihak lain.
Kami juga mendapatkan informasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Meski demikian, penyebab pasti kematian masih kami dalami secara teliti melalui keterangan saksi, keluarga, serta hasil pemeriksaan yang ada.”*
Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Eko WN Besari”Kami telah mengamankan lokasi sejak awal kejadian agar proses penyelidikan berjalan lancar.
Kami juga berkoordinasi erat dengan keluarga korban dan tokoh masyarakat setempat guna memberikan pendampingan serta memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan rasa kemanusiaan.”
Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai adat istiadat setempat. Pihak kepolisian berjanji akan terus mendalami kasus ini dan mengumumkan perkembangan selanjutnya jika sudah ada hasil yang pasti.
Sumber:Humas Polres Kampar
Editor: Joni H.Tanjung
















