Pekanbaru ,Riau – Suasana penuh khidmat dan kesiapan tempur menyelimuti Halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada pelaksanaan Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau. Apel yang dipimpin langsung oleh Plt. Gubernur Riau ini menjadi momentum pengukuhan tekad seluruh elemen bangsa untuk memberantas peredaran gelap narkotika yang mengancam masa depan generasi Bumi Lancang Kuning.
Hadir dalam barisan apel tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kajati Riau, Danrem 031/WB, serta seluruh PJU Polda Riau. Turut hadir pula perwakilan Danlanud RSN, Kabinda Riau, Danlanal Dumai, Kepala BNNP Riau yang diwakili oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen Kombes Pol. Dr. Ali Machfud, S.I.K., M.I.K, perwakilan LAM Riau Sekretaris DPH Datuk Toni Werdiansyah, S.Si, serta Ketua DPD Granat Riau Bapak Fredy Simanjuntak.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan menegaskan bahwa kemenangan dalam perang melawan narkoba hanya bisa diraih melalui sinergi dan kolaborasi total antar seluruh pihak terkait.
“Pemberantasan narkoba tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Kita harus bersatu. Satgas yang dibentuk oleh Gubernur ini akan mengendalikan Posko sebagai pusat koordinasi, mulai dari langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum yang nyata,” tegas Irjen Herry.
Kapolda juga memerintahkan agar gerakan edukasi bahaya narkoba digencarkan secara masif dan menyeluruh. Sasaran tidak hanya terbatas pada jalur formal seperti Dinas Pendidikan dan sekolah, namun juga menyasar OSIS, komunitas, pelaku usaha, hingga para pengemudi ojek online agar pesan anti-narkoba meresap ke seluruh lapisan masyarakat.
Satu momen yang sangat menyentuh dan menjadi sorotan adalah apresiasi tinggi yang diberikan Kapolda kepada Ibu-ibu Panipahan. Rela menempuh perjalanan jauh dan melelahkan selama 15 jam hanya untuk hadir dan menyuarakan gerakan anti narkoba, semangat mereka dinilai luar biasa dan patut dicontoh.
Atas dedikasi tersebut, Kapolda resmi mengangkat Ibu-ibu Panipahan sebagai Duta Anti Narkoba.
“Semangat mereka luar biasa. Perjalanan jauh 15 jam membuktikan bahwa masyarakat Riau benar-benar menolak narkoba. Oleh karena itu, kita jadikan mereka Duta Anti Narkoba,” ujar Kapolda.
Program unggulan “Kampung Bersinar” (Bersih Narkoba) akan direplikasi ke seluruh kabupaten dan kota di Riau. Bersamaan dengan itu, akan dibentuk Satgas di tingkat daerah serta pelantikan duta-duta anti narkoba di setiap wilayah untuk memperkuat benteng pertahanan masyarakat.
Kapolda memberikan komando tegas kepada seluruh jajaran di bawah naungannya untuk tidak main-main dalam penegakan hukum.
“Penegakan hukum tetap dilakukan tegas, adil, dan terukur untuk menekan penyalahgunaan narkoba di Riau.
Saya perintahkan kepada seluruh Kapolres/Kapolresta dan seluruh Kapolsek untuk siaga penuh. Kita buka mata dan telinga selebar-lebarnya. Yang namanya narkoba, barang haram itu, TIDAK ADA yang boleh beroperasi di wilayah masing-masing,” tandas Kapolda dengan tegas.
Dengan semangat Green Policing dan visi Riau Untuk Bumi, Riau Lestari, Polri bersama seluruh elemen masyarakat bertekad bulat melindungi tuah dan menjaga marwah untuk kesejahteraan masyarakat.
#GreenPolicing
#KapoldaRiau
#CallCenter110
#RiauUntukBumi
#RiauLestari
#StopNarkoba
#SatgasAntiNarkobaProvinsiRiau
#KatakanTidakPadaNarkoba
Melindungi Tuah Menjaga Marwah Polri Untuk Masyarakat
@divisihumaspolri @herryheryawan
Editor: Joni.H.Tanjung7













