Aceh – Menjelang momentum penting, kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Aceh dilaporkan dalam keadaan aman dan terjamin. Distribusi berjalan dengan baik dan lancar sehingga masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat menimbulkan keresahan massa.
Menurut data terkini, cadangan operasional BBM di Aceh mencapai sekitar 20 hari, sementara kapasitas penyimpanan mampu menampung kebutuhan hingga 25-26 hari. Hal ini memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan maksimal tanpa gangguan yang berarti.
Kabid Humas Polda Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam membeli BBM, hanya sesuai kebutuhan harian. “Mari bersama-sama kita menjaga stabilitas dan kondisi yang kondusif serta tertib di tengah masyarakat,” ujarnya.
Polri bekerjasama dengan Pertamina secara intensif melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proses distribusi BBM. Langkah ini ditempuh untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi sehingga masyarakat dapat merasa nyaman dan aman mendapatkan pasokan energi penting tersebut.
Dengan sinergi yang solid antara aparat keamanan dan penyedia layanan energi, Aceh siap menghadapi segala tantangan kebutuhan BBM tanpa menimbulkan kericuhan maupun gangguan sosial. Masyarakat diharap dapat terus mendukung upaya ini dengan menjaga ketertiban dan mengikuti anjuran yang diberikan.
Situasi aman dan stabil ini menjadi bukti nyata kerja keras bersama dalam menjaga sumber daya nasional untuk kemaslahatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh.
Editor: Yheni









