Mitrariau.com,Johor Bahru, Malaysia –– Langkah strategis memperkokoh keamanan kawasan perbatasan, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Polis Diraja Malaysia (PDRM) sukses menggelar Mesyuarat Dua Hala Keselamatan Rentas Sempadan Malaysia–Indonesia pada 8 September 2026
Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung di Diamond Hall 1, Hotel Holiday Villa, Johor Bahru, Selasa (8/9/2026), berfokus pada penanganan serius terhadap kejahatan lintas batas, khususnya penyelundupan manusia.
Pertemuan dipimpin bersama oleh YDH SAC Mohd Zairi bin Badderul Badrol, Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Johor, serta Kombes Pol Ronni Bonic, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri dan Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau.
Kegiatan ini menjadi wadah utama mempererat hubungan kerja sama, memperlancar pertukaran data dan informasi intelijen, menyelaraskan pola operasi, serta merumuskan langkah-langkah tegas membasmi segala bentuk kejahatan yang bergerak melintasi batas wilayah kedua negara.

Dalam momen istimewa tersebut, Yang Berhormat CP Dato’ Ab Rahaman bin Arsad, Ketua Polis Johor, secara resmi menyerahkan cenderamata kenang-kenangan kepada Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, Kepala Kepolisian Daerah Riau, sebagai lambang persahabatan, kepercayaan, dan penghargaan atas dedikasi serta kerja sama yang terus terjalin erat dan berkelanjutan.
Turut hadir memperkuat pembahasan dari pihak Malaysia antara lain:
– ACP Nor Azlan bin A. Kudus, Timbalan Ketua Jabatan Siasatan Jenayah (Risikan/Operasi) Johor
– ACP Mohd Zaidi bin Zambri, Timbalan Ketua Jabatan Siasatan Jenayah (Siasatan/Perundangan) Johor
– Supt. Arshad bin Abu, Timbalan Ketua Jabatan Siasatan Jenayah (Siasatan/Perundangan) Melaka
Serta sejumlah pejabat tinggi, perwira, dan delegasi dari jajaran kepolisian Johor, Melaka, dan rombongan resmi POLRI.
Pernyataan Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan Menjelaskan”Keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan bukan lagi urusan satu negara saja, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dipikul bahu-membahu.

Kerja sama antara PDRM dan POLRI yang telah terjalin lama, hari ini kita tingkatkan lagi kualitas, kedalaman, dan ketepatannya.
Kejahatan lintas batas—terutama penyelundupan manusia—menjadi musuh bersama yang tidak akan kita beri ruang sedikit pun untuk berkembang.”
Lanjutnya Herry”Pertemuan ini membuktikan keseriusan kita: memperkuat pertukaran informasi, menyatukan strategi operasi, hingga menindak tegas setiap pelaku. Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan rekan-rekan PDRM.
Kita sepakat, wilayah perbatasan harus tetap aman, tertib, dan menjadi kawasan yang mendukung kesejahteraan, bukan sarang kejahatan.
Komitmen ini akan terus kita pegang teguh demi perlindungan nyawa dan harta benda masyarakat di kedua negara.”tutup Herry.
YDH SAC Mohd Zairi bin Badderul Badrol
Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Johor menerangkan “Ancaman kejahatan tidak mengenal batas negara, sehingga pertahanan kita pun harus menyatu.
Mesyuarat dua hala ini adalah bukti nyata bahwa PDRM dan POLRI berdiri sebagai satu kekuatan besar yang saling melengkapi.
Masalah penyelundupan manusia yang menjadi perhatian utama kita hari ini, hanya bisa ditangani tuntas jika kita bergerak serentak, berbagi data secara cepat, dan saling mendukung dalam setiap langkah operasi.”
“Kerjasama yang kokoh ini adalah aset berharga bagi keamanan rakyat kita semua.
Kita akan terus memperkuat mekanisme komunikasi, menutup celah keamanan, dan memastikan setiap pelaku kejahatan lintas batas tidak bisa lolos dari jerat hukum.

Kepercayaan dan persahabatan yang terjalin hari ini menjadi pondasi kuat bagi keselamatan dan ketenteraman awam yang berkelanjutan.”
Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol. Muhammad Hasyim Risahondua, S.I.K., M.Si.Menjelaskan”Kita sadar betul, kejahatan lintas batas bergerak cepat, canggih, dan berusaha memanfaatkan setiap celah.
“Oleh karena itu, respons kita harus lebih cepat, lebih rapi, dan lebih terpadu.
Melalui pertemuan ini, kita sudah menyepakati langkah konkret: mulai dari deteksi dini, pertukaran intelijen secara waktu nyata, hingga penyelarasan operasi gabungan.
Lanjutnya Kombes Pol. Muhammad Hasyim Risahondua “Khususnya penanganan penyelundupan manusia, kita pastikan tidak ada celah bagi pelaku untuk beraksi.”
“Sinergitas dengan rekan-rekan PDRM sudah terbukti efektif, dan hari ini kita naikkan ke tahap yang lebih baik.
Semua kesepakatan yang dibangun akan segera diterjemahkan ke dalam tindakan nyata di lapangan.
Kami berjanji, kerja sama ini akan terus dijaga dan ditingkatkan, agar masyarakat di wilayah Riau dan sekitarnya, maupun masyarakat Malaysia, sama-sama merasakan dampak keamanan yang terjaga dan terjamin sepenuhnya.”tutupnya Kombes Pol. Muhammad Hasyim Risahondua.
#PolriPresisi #PolriUntukMasyarakat #KerjasamaInternasional #KeamananPerbatasan #PDRM #POLRI #PoldaRiau #BersihDariKejahatanLintasBatas
Editor: Joni.H.Tanjung









