TEGAS!! TIDAK ADA TEMPAT BAGI POLISI NARKOBA! Kapolri Instrusikan Tes Urine SERENTAK Seluruh Indonesia ,Karo Penmas: Pemeriksaan Diawasi Berlapis Tanpa Kompromi!”

Foto :Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Drs Jenderal Listyo Sigit Prabowo M.Si

MITRARIAU.COM,JAKARTA – Dengan sikap yang sangat tegas dan semboyan yang menggelegar “TIDAK ADA TEMPAT BAGI POLISI NARKOBA!”, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Drs Jenderal Listyo Sigit Prabowo M.Si telah mengeluarkan instruksi mutlak bagi seluruh jajaran kepolisian di Indonesia: wajib melaksanakan tes urine secara serentak di seluruh penjuru tanah air.

 

Langkah tegas ini diambil sebagai tanggapan tegas menyusul masih adanya kasus anggota Polri yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, sekaligus sebagai upaya tak tergoyahkan untuk menjaga integritas dan martabat institusi Polri yang menjadi tulang punggung keamanan bangsa.

 

Menyampaikan instruksi Kapolri dengan nada yang tegas dan tegas, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa proses pemeriksaan ini akan diawasi secara berlapis dan ketat ,mulai dari Markas Besar Polri hingga ke setiap satuan kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa, memastikan tidak ada satu pun celah yang bisa dimanfaatkan.

 

“ATAS PERINTAH TEGAS KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO – TIDAK ADA TEMPAT BAGI POLISI YANG TERLIBAT NARKOBA DI DALAM KORPS POLRI! Tes urine serentak akan diterapkan untuk seluruh anggota, tanpa terkecuali siapapun.

 

Pemeriksaan akan diawasi melalui mekanisme pengawasan berlapis yang ketat, sehingga tidak ada ruang untuk praktik tidak jujur atau manipulasi apapun,” tegas Brigjen Trunoyudo dengan sikap yang mantap dan tegas.

 

Beliau juga menegaskan bahwa kebijakan ini selaras penuh dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas narkoba sebagai ancaman serius bagi keutuhan bangsa dan masa depan generasi muda.

 

“Polri memiliki tugas mulia untuk melindungi rakyat dan membasmi narkoba dari akar-akarnya. Kita tidak bisa menjalankan tugas itu jika ada anggota sendiri yang menjadi bagian dari masalah.

Langkah ini adalah bentuk komitmen tegas Polri untuk memperkuat kepercayaan publik , karena hanya institusi yang bersih dan berintegritas yang layak dipercaya oleh rakyat,” jelasnya.

 

Instruksi tegas Kapolri ini diharapkan memberikan efek jera yang kuat, memperkuat sistem pengawasan internal Polri, serta memperkokoh peran institusi sebagai kekuatan utama dalam perang nasional membasmi peredaran dan penyalahgunaan zat adiktif yang mengancam eksistensi bangsa Indonesia. (**)

 

#sahabatpropam

#polriuntukmasyarakat

#viral

#breakingnews

 

Sumber : Karo Penmas Divisi Humas Polri

Editor : Joni.H.Tanjung