Mitrariau.com,Agam, Sumatera Barat – Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA, Kapolda Sumatera Barat, bersama dengan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, terjun langsung ke lokasi bencana galodo yang melanda Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Kehadiran mereka di tengah duka menjadi simbol komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Di lokasi kejadian, terlihat belasan jenazah korban bencana masih berada di dalam masjid, menunggu proses identifikasi dan evakuasi. Akses jalan yang tertutup material bencana menjadi kendala utama dalam proses evakuasi ini.

Namun, dengan bantuan helikopter, sebagian korban telah berhasil dievakuasi ke RS Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, diperkirakan sekitar 300 warga masih belum ditemukan. Tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan berbagai unsur terkait terus berupaya keras membuka akses jalan, mengevakuasi korban, menyalurkan bantuan logistik, serta memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh wilayah terdampak.
Semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi musibah ini.

“Polri akan terus berada di sini hingga seluruh korban ditemukan dan setiap keluarga mendapatkan kepastian serta penanganan yang layak.
Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta dengan penuh semangat.
Di akhir pernyataannya, Kapolda Sumbar menyampaikan doa dan harapan agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada keluarga korban dan melindungi seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Editor: Joni.H.Tanjung








