Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat Luncurkan Program Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pesantren

Hukrim60 Dilihat

PADANG, 3 Juli 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat secara resmi meluncurkan Program Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pesantren. Acara peluncuran berlangsung secara terpusat di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang, diikuti secara daring oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis pemasyarakatan di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari Kesepakatan Kerja Sama yang telah disepakati bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, guna memperkuat pendekatan keagamaan dalam pembinaan warga binaan.

Sebanyak 645 orang Warga Binaan Pemasyarakatan dari 23 UPT di seluruh Sumatera Barat mengikuti kegiatan ini sebagai peserta awal. Mengusung tema “Membangun Karakter, Menguatkan Keimanan, Mewujudkan Warga Binaan yang Berakhlakul Karimah”, program ini menjadi langkah strategis untuk membentuk kepribadian yang lebih baik melalui pendidikan agama yang berkelanjutan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis pesantren bertujuan agar warga binaan dapat memperdalam ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan kesadaran moral dan spiritual yang kuat — sebagai bekal utama saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berharap setiap Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan dapat menghadirkan pembinaan keagamaan yang terstruktur, berkesinambungan, dan memberikan dampak nyata pada perubahan perilaku,” ujar Kunrat Kasmiri.

Program ini diharapkan dapat membentuk warga binaan yang berakhlak mulia, menyadari kesalahan, berusaha memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana. Dengan demikian, tujuan utama pemasyarakatan — membentuk manusia yang sadar, berubah, dan dapat diterima kembali di masyarakat — dapat tercapai secara optimal.

 

Editor(Aidil)