Mitrariau com,Pekanbaru, Riau – Mengangkat olahraga domino ke jenjang yang lebih profesional dan terstruktur, Organisasi Olahraga Domino (ORADO) Kota Pekanbaru resmi menggelar Turnamen Club Domino ORADO pada Sabtu (13/6/2026) di Rileks Coffee.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting seiring dengan status ORADO yang telah memiliki legalitas resmi dan terafiliasi langsung dengan KONI Pusat.
Pembukaan turnamen dilakukan secara langsung oleh Ketua ORADO Kota Pekanbaru sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Syahputra.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Pemerintah Kota Pekanbaru Elmi D, Sekretaris ORADO Yudi Utama Tarigan, Bendahara Firdaus Efendi, panitia penyelenggara, serta puluhan peserta yang siap bertanding.
Dalam sambutannya, Andry Syahputra menegaskan bahwa olahraga domino kini telah berdiri di jalur yang sah dan terorganisir.
“Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, menjadikan kompetisi ini bukan sekadar ajang menang-kalah, melainkan sarana silaturahmi dan pengembangan bakat.
“ORADO sudah memiliki payung hukum resmi dan menjadi bagian dari keluarga besar KONI.
Oleh karena itu, mari kita tunjukkan bahwa domino adalah olahraga yang mengandalkan strategi, ketelitian, dan kecerdasan.
Bertandinglah dengan semangat sportif dan jaga nama baik organisasi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Andry juga meresmikan Club ORADO Rileks Kota Pekanbaru sebagai wadah pembinaan rutin bagi para atlet dan pecinta domino di daerah ini.
Ketua ORADO Provinsi Riau, Welly Syahputra, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan yang kelima diselenggarakan di berbagai kabupaten dan kota se-Riau. Antusiasme masyarakat yang terus meningkat membuktikan bahwa olahraga ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.
“Minat masyarakat sangat tinggi, komunitas terus tumbuh dan ingin bergabung secara resmi. Ini menjadi modal kuat bagi kami untuk melangkah lebih jauh,” ungkap Welly.
Ia mengumumkan rencana besar: pada Agustus 2026 mendatang, ORADO Riau akan menggelar turnamen berskala provinsi dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak hanya untuk prestasi, kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan roda perekonomian lokal.
“Setiap acara olahraga pasti membawa dampak positif bagi pedagang dan pelaku UMKM sekitar. Kehadiran peserta dan penonton akan meningkatkan perputaran uang di masyarakat, sehingga manfaatnya terasa luas,” jelasnya.
Welly juga mengajak seluruh pecinta domino untuk membentuk klub resmi dan bergabung dalam naungan ORADO.
Langkah ini diperlukan untuk mempercepat pembinaan atlet menuju target jangka panjang, yaitu membawa olahraga domino masuk ke dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kami juga membuka pintu kerja sama dengan semua pihak, termasuk PORDI, untuk satu tujuan: memajukan olahraga domino di Indonesia,” tambahnya.
Turnamen kali ini diikuti oleh 52 slot peserta yang akan bersaing melalui empat putaran penyisihan sebelum menentukan peserta terbaik yang melaju ke babak final.
Sistem pertandingan dirancang untuk menguji kemampuan strategi dan ketahanan mental setiap peserta.
Melalui kegiatan ini, ORADO ingin mengubah pandangan umum, membuktikan bahwa domino adalah cabang olahraga yang bermanfaat, membangun kecerdasan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi prestasi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Editor:Joni.H.Tanjung















