PESISIR SELATAN, 22 April 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan terus berkomitmen menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui program penguatan pendidikan keselamatan, pihak kepolisian menjadikan sejumlah sekolah sebagai percontohan dalam menciptakan lingkungan yang disiplin dan patuh aturan lalu lintas.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya keamanan dan keselamatan di jalan raya. Di sekolah percontohan tersebut, petugas Satlantas memberikan pembinaan, penyuluhan, dan edukasi interaktif kepada siswa, guru, serta tenaga kependidikan mengenai tata tertib, rambu-rambu, dan etika berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Pessel, AKP Ade Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa program ini menjadi wadah utama untuk mencetak pelopor keselamatan lalu lintas masa depan.
“Kami hadir untuk memastikan nilai-nilai disiplin, kepatuhan aturan, dan keutamaan keselamatan tertanam kuat di kalangan pelajar. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran, karena tertib berlalu lintas bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bagi setiap warga negara,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sekolah percontohan ini diharapkan mampu menjadi contoh dan menginspirasi institusi pendidikan lainnya. “Tertib itu wajib, bukan pilihan. Melalui program ini, kita bangun kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalan dimulai dari pendidikan dan kebiasaan yang diterapkan sejak dini,” ungkapnya.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh seluruh civitas akademika tersebut, juga ditekankan semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Satlantas Polres Pessel berharap langkah ini dapat menciptakan lingkungan yang kondusif, serta melahirkan generasi yang tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial yang tinggi dalam berlalu lintas.
(Aidil)
















