Mitrariau.com, Bengkalis,Riau – Komitmen kuat dalam menciptakan birokrasi yang bersih, sehat, dan bebas narkoba terus dibuktikan oleh Pemerintah Kecamatan Bantan bersama Polres Bengkalis.
Dalam sebuah operasi pengecekan yang mengejutkan, sebanyak 3 orang pegawai dinyatakan positif mengandung zat narkotika setelah mengikuti tes urine massal, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Camat Bantan, Jalan Soekarno Hatta ini, digelar berdasarkan landasan hukum yang kuat yakni Pasal 87 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009, serta sebagai tindak lanjut permohonan resmi dari pihak kecamatan dengan nomor surat: 005/SET/IV/2026.
Sebanyak 60 orang pegawai mengikuti pemeriksaan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut. Namun dari hasil labur yang keluar, ditemukan fakta mengejutkan dimana 3 orang pegawai berinisial R, B, dan D terbukti positif mengandung zat Methamphetamine dan Amphetamine.
Kepala Polres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya strategis untuk memastikan aparatur pemerintah benar-benar bersih dan prima dalam melayani masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Bantan. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti keseriusan kita bersama dalam mendeteksi dini dan mencegah penyalahgunaan narkotika merusak lingkungan kerja kita.”
“Hasil yang ditemukan hari ini menjadi perhatian serius bagi kami. Kami akan memproses ketiga tersangka ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku secara profesional dan transparan. Lingkungan pemerintahan harus bersih, karena mereka adalah garda terdepan pelayanan publik,” tegasnya.
Kasat Narkoba Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K., selaku pelaksana teknis kegiatan, menjelaskan tujuan mulia dari operasi ini.
“Kegiatan ini memiliki dua fungsi utama, yaitu penegakan hukum sekaligus upaya preventif dan edukatif. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada ruang bagi narkoba di lingkungan aparatur. Pegawai pemerintah harus memiliki integritas dan fisik yang bersih agar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat.”
“Bagi yang terbukti positif, proses hukum akan kami jalankan, namun ini juga menjadi momen pembelajaran agar yang lain semakin waspada dan menjauhi barang haram tersebut,” jelasnya.
Camat Bantan Aulia Fikri, S.Sos., M.Si., menyambut baik hasil kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Bagi kami, kedisiplinan dan integritas adalah harga mati. Tes urine ini menjadi cermin bagi kami untuk melihat kondisi sebenarnya dan memastikan lingkungan kerja benar-benar bersih.”
“Saya berharap hasil ini menjadi tamparan keras dan pembelajaran berharga. Ke depannya, kegiatan serupa akan kami terus lakukan secara berkala demi meningkatkan kualitas SDM aparatur dan mewujudkan pelayanan publik yang prima serta bebas dari pengaruh narkoba,” ujarnya tegas.
Editor: Joni.H.Tanjung
















