KEPEDULIAN YANG MENYENTUH HATI! Polres Siak Gelar Trauma Healing Bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak’Anak-anak Harus Merasa Aman dan Bisa Bangkit Kembali!’

KEPEDULIAN YANG MENYENTUH HATI! Polres Siak Gelar Trauma Healing Bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak'Anak-anak Harus Merasa Aman dan Bisa Bangkit Kembali!'

Mitrariau.com,Siak , Riau – Pasca insiden tragis yang melanda kegiatan praktik sains di SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak dan mengakibatkan meninggalnya salah seorang siswa, Polres Siak menunjukkan komitmen yang tak terbatas tidak hanya dalam mengungkap penyebab kejadian secara hukum, tetapi juga dalam merawat kondisi psikologis para siswa yang mengalami guncangan emosional.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan yang tinggi, Polres Siak melalui jajaran Polisi Wanita (Polwan) yang berpengalaman dalam pendekatan psikososial melaksanakan kegiatan trauma healing bagi seluruh siswa sekolah tersebut pada hari Kamis (10/4/2026).

Kegiatan ini dirancang khusus untuk membantu para siswa memulihkan kondisi mental dan emosional mereka, agar bisa kembali menjalani aktivitas belajar dengan keadaan yang stabil setelah kejadian yang mengguncang seluruh komunitas sekolah dan masyarakat Siak.

Berlangsung di aula sekolah yang dihiasi dengan dekorasi hangat dan penuh warna, acara trauma healing dijalankan dengan pendekatan yang sangat humanis, interaktif, dan penuh kasih.

Para siswa diajak untuk membuka hati melalui sesi berbagi cerita, bermain permainan yang mempererat tali persaudaraan, serta diberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola perasaan takut, kecemasan, dan kesedihan yang masih mengganggu sebagian dari mereka.

Kehadiran para Polwan yang ramah dan penuh perhatian berhasil menciptakan suasana nyaman dan aman – terlihat jelas bagaimana kegembiraan dan tawa kembali menghiasi wajah para siswa setelah beberapa waktu merasa tertekan.

Dalam acara yang penuh makna ini, turut hadir secara langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Bupati Siak Afni Zulkifli, serta Ketua Yayasan SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti nyata sinergi yang erat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan sekolah dalam menangani dampak peristiwa tersebut secara menyeluruh dan komprehensif.

Dalam keterangannya yang penuh kepekaan, Kapolres Siak menyampaikan bahwa proses penyelidikan untuk mengungkap fakta hukum dari kejadian ini terus berjalan secara profesional dan transparan. Namun demikian, penanganan aspek psikologis bagi para siswa dan lingkungan sekolah menjadi bagian krusial dalam upaya pemulihan yang tidak bisa diabaikan.

“Polres Siak berkomitmen sepenuhnya – tidak hanya untuk mengungkap setiap detail dari kejadian ini secara hukum, tetapi juga untuk selalu hadir sebagai benteng perlindungan dan dukungan bagi para siswa.

Kami sangat menyadari bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa, oleh karena itu kami ingin memastikan mereka merasa aman, terlindungi, dan bisa kembali fokus pada proses belajar mereka,” tegas AKBP Sepuh Ade Irsyam dengan suara yang penuh perhatian.

Beliau melanjutkan, “Kami berkomitmen tidak hanya mengungkap fakta hukum dari kejadian ini, tetapi juga hadir memberikan dukungan moral dan psikologis kepada para siswa. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tetap merasa aman dan terlindungi.”

Pemerintah Kabupaten Siak juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian tersebut dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polres Siak – baik dari sisi penegakan hukum yang cermat maupun pendekatan kemanusiaan yang penuh kepekaan.

Dengan adanya kegiatan trauma healing ini, diharapkan para siswa dapat kembali menjalani proses belajar dengan tenang dan fokus. Selain itu, seluruh pihak juga diharapkan dapat mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini untuk bersama-sama meningkatkan standar keselamatan dalam setiap aktivitas pendidikan di masa depan, sehingga setiap kegiatan belajar dapat berjalan dengan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan anak-anak bangsa.

Editor : Joni.H.Tanjung

Berita Lainnya