Mitrariau.com,Pekanbaru, Riau – Suasana penuh semangat dan kegembiraan menghiasi kawasan Sport Centre Venue pada Sabtu pagi, 4 April 2026, dengan digelarnya pembukaan Kejuaraan Sepatu Roda antar Club Tingkat Internasional Walikota Pekanbaru Cup 2026, yang lebih dikenal dengan nama Pekanbaru Open Internasional (PEKOPI).
Ajang bergengsi ini tidak hanya mempertemukan atlet-atlet berbakat dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga menarik perhatian peserta dari berbagai negara mancanegara, menjadikannya salah satu acara olahraga terbesar di tahun ini.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah, dengan secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch. Dalam sambutannya yang penuh semangat, beliau menyampaikan harapan besar agar kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang sehat, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas olahraga sepatu roda di Pekanbaru bahkan seluruh Indonesia.
“Kami berharap, melalui ajang PEKOPI 2026 ini, kita dapat melahirkan atlet-atlet unggul yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu membawa nama baik Pekanbaru dan Indonesia di kancah internasional,” tegas Wakil Walikota, disambut dengan sorak sorai antusias dari para atlet dan penonton yang hadir.
Turut menghiasi acara pembukaan adalah Camat Kulim, Fajri Adha, S.STP., M.Si, yang hadir sebagai bentuk nyata dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Kulim terhadap perkembangan dunia olahraga di wilayahnya. Kehadiran beliau tidak hanya menjadi simbol dukungan pemerintah daerah, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat dalam mendorong kegiatan positif yang dapat membina karakter dan bakat generasi muda, sekaligus memperkuat semangat sportivitas antarpeserta dan masyarakat luas.
“Kami sangat bangga bahwa ajang bergengsi ini berlangsung di wilayah Kecamatan Kulim. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat membangun semangat kebersamaan dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Camat Kulim dengan bangga.
Selain sebagai wadah untuk mengukir prestasi bagi para atlet, Camat Kulim juga menaruh harapan besar terhadap dampak positif yang dapat diberikan oleh kejuaraan ini terhadap perekonomian lokal. Mengingat lokasi penyelenggaraan berada di tengah-tengah Kecamatan Kulim, momentum ini diharapkan mampu menjadi katalisator dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
“Kita yakin, kedatangan atlet dan pendukung dari berbagai daerah bahkan luar negeri akan memberikan dampak positif bagi UMKM di sekitar lokasi. Mulai dari penjualan makanan dan minuman, produk kerajinan tangan, hingga jasa transportasi akan merasakan manfaatnya. Ini adalah bentuk sinergi antara olahraga dan pembangunan ekonomi daerah,” jelasnya.
Dengan terselenggaranya Pekanbaru Open Internasional 2026 ini, berbagai pihak berharap bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan atlet sepatu roda terbaik di dunia, tetapi juga memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi perkembangan olahraga, pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat Pekanbaru khususnya dan Riau pada umumnya. Semoga PEKOPI 2026 menjadi awal dari berbagai prestasi gemilang yang akan dicatatkan oleh atlet-atlet Indonesia di masa depan!
Editor : Joni.H.Tanjung








