Dirlantas Polda Riau Turun Tangan! Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam di Palembayan, Agam!

Hukrim1970 Dilihat

Agam, Sumatera Barat – Di tengah kesibukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, Dirlantas Polda Riau, KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakasatgasopsda Ops Lilin Lancang Kuning 2025, menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan melaksanakan monitoring dan peninjauan langsung bantuan kemanusiaan Polda Riau bagi korban terdampak bencana alam di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Kunjungan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga wujud nyata komitmen Polda Riau dalam membantu meringankan beban para korban bencana alam. KBP Taufiq Lukman Nurhidayat memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung, termasuk alat berat yang digunakan dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan kemanusiaan yang kami salurkan dapat bermanfaat secara optimal bagi para korban bencana alam. Oleh karena itu, kami melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dan peralatan yang digunakan,” ujar KBP Taufiq Lukman Nurhidayat.

Selain itu, KBP Taufiq Lukman Nurhidayat juga berdialog langsung dengan para korban bencana alam untuk mendengarkan keluh kesah mereka dan memberikan semangat. Beliau juga memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mendukung kelancaran upaya evakuasi serta pembersihan material bencana.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan oleh Polda Riau meliputi berbagai kebutuhan dasar, seperti makanan, minuman, pakaian, selimut, dan obat-obatan. Selain itu, Polda Riau juga menerjunkan tim medis dan relawan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan dan psikologis kepada para korban bencana alam.

Kepedulian Dirlantas Polda Riau dan jajaran ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka merasa terbantu dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh Polda Riau. Diharapkan, bantuan kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban bencana alam dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Editor: Yheni