Mitrariau.com,Bukittinggi, Sumatra Barat – Polrestabukittinggi pada hari Sabtu (27 Desember 2025) resmi menyalurkan bantuan toren air bersih yang diinisiasi oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., kepada masyarakat Kecamatan Malalak yang tengah terjebak dalam dampak parah banjir dan longsor.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., di lokasi yang menjadi titik temu warga yang paling terdampak.
Toren air bersih yang dipasang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang selama seminggu terakhir kesulitan mendapatkan air aman – banjir telah mengotori semua sumber air lokal, mulai dari sungai hingga sumur keluarga.
“Kami menyadari betapa krusialnya akses air bersih pascabencana, jadi bantuan ini disiapkan secepat kilat untuk meringankan beban mereka,” ujar Kombes Ruly dalam pidatonya.
Dia menambahkan, Polri bukan hanya lembaga penegakan hukum, melainkan juga benteng perlindungan yang selalu siap berdiri di sisi masyarakat dalam kesulitan.
Dari kantor Kapolda Sumbar, Irjen Gatot menyampaikan pernyataan yang penuh kepedulian. “Bersama-sama kita harus pulih dan bangkit dari musibah ini. Polri tidak akan biarkan warga sendiri – kapan pun dan di mana pun dibutuhkan, kami ada, termasuk menjamin akses kebutuhan dasar seperti air bersih,” ungkapnya tegas.
Dia juga mengumumkan langkah berikutnya: pengecekan infrastruktur yang rusak dan penambahan bantuan pangan untuk warga yang masih terlantar.
Warga yang hadir langsung merasakan kebahagiaan. Siti Nurhaliza (35), ibu rumah tangga dari Dusun Malalak Timur, bercerita dengan mata yang bercahaya:
“Selama seminggu, kami harus jalan 2 kilometer ke sungai yang lebih jauh cuma buat cari air. Sekarang dengan toren ini, ini benar-benar anugerah!”
Sementara Hadi (42), ketua RT daerah itu, menambahkan bahwa toren air akan melayani lebih dari 2.000 jiwa warga di 3 dusun terluar yang paling sulit dijangkau.
Editor ; Joni.H.Tanjung









