Mitrariau.com,Indragiri Hilir, Riau – Di tengah antusiasme masyarakat menanti perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., beserta staf Polres dan Ketua Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir Ny. Andini Farouk Oktora, mengucapkan salam selamat kepada seluruh warga – khususnya saudara Kristen yang akan merayakan Hari Natal pada 25 Desember 2025 dan semua orang yang menyambut Tahun Baru pada 1 Januari mendatang.
Kapolres yang penuh semangat menyampaikan, “Daratan Indragiri punya jiwa keragaman yang luar biasa – dari pantai ke pedalaman, semua agama hidup berdampingan dengan damai.
Semasa perayaan, mari kita buat kerukunan ini bersinar lebih terang dari lampu Natal apapun. Saling sapa, saling ucapkan selamat – itu yang bikin kita kuat sebagai masyarakat.”
Beliau juga mengungkapkan kesiapan strategis Polres Indragiri Hilir dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kita sudah siapkan patroli 24 jam di lokasi perayaan gereja, pasar, dan titik-titik ramai.
Juga kerja sama erat dengan tokoh agama, RT/RW, dan pemuda untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Tujuan cuma satu: biar semua orang merayakan dengan tenang dan nyaman,” jelas AKBP Farouk.
Ny. Andini Farouk Oktora sebagai Ketua Bhayangkari tidak mau ketinggalan berperan. “Bhayangkari akan menggerakkan warga perempuan di seluruh kecamatan untuk membuat ‘lingkaran damai’ – mengajak anak-anak untuk bersih-bersih lingkungan, saling berbagi makanan, dan mengingatkan pentingnya menghormati perayaan teman sebangsa. Ini cara kita berpartisipasi dalam menjaga kedamaian,” tambahnya.
Warga Indragiri Hilir pun merespons positif pesan ini. Johan Budiman (35), seorang petani di Kecamatan Reteh, mengatakan:
“Pesan ini bikin kita bangga jadi warga Indragiri. Kerukunan kita bukan cuma omong kosong – tahun lalu juga damai banget. Kita akan tetap jaga itu bareng-bareng.”
Sementara itu, Maria Fransiska (42), seorang warga Tembilahan yang akan merayakan Natal di Gereja Hati Kudus, menambahkan:
“Kita merasa aman dan diterima. Lampu gereja kita akan menyala, tapi kerukunan yang ada di antara kita itu yang paling terang. Terima kasih Kapolres dan Bhayangkari atas perhatiannya.”
Editor: Joni.H.Tanjung









