Mitrariau.com,Kabupaten Gorontalo – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia menggencarkan upaya pencegahan korupsi dan mengawal proyek strategis daerah agar berjalan sesuai target dan transparan.
Hal ini ditegaskan Bupati Sofyan Puhi saat membuka Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi serta Tinjauan Lapangan Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun 2025 di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (11/11/2025).
Dalam arahannya, Bupati Sofyan Puhi menyoroti pentingnya percepatan peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dan penertiban aset daerah. Ia menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum tuntas mengunggah dokumen MCP.
“Saya instruksikan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi kendala lapangan dan mempercepat penyusunan dokumen pendukung sesuai ketentuan,” tegas Bupati.
Selain itu, Bupati Sofyan Puhi juga menekankan pentingnya penataan dan penertiban aset daerah. Ia meminta agar seluruh aset daerah tercatat dengan rapi, baik secara administrasi maupun fisik.
“Aset ini harus jelas, baik secara administrasi maupun fisik. Ini bagian dari komitmen kita membangun tata kelola yang tertib,” tegas Bupati Sofyan Puhi.
Rangkaian kegiatan ini meliputi rapat koordinasi monev pencegahan korupsi, pemaparan terkait kondisi pengadaan barang dan jasa (PBJ) dalam Proyek Strategis Daerah Tahun 2025, serta pemaparan tentang hasil pemantauan dan evaluasi MCSP (Monitoring Controlling Surveillance for Prevention) Tahun 2024 dan tindak lanjut rencana aksi Sistem Pengendalian Internal (SPI) Tahun 2024.
Bupati Sofyan Puhi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat integritas aparatur, transparansi pengelolaan keuangan, serta kolaborasi antara Inspektorat, OPD, dan pemangku kepentingan. Ia juga menekankan tindak lanjut rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi menjadi tugas dan komitmen kita bersama,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan, KPK bersama Inspektorat Kabupaten Gorontalo melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah proyek strategis daerah tahun 2025 yang progres pelaksanaannya masih di bawah 50 persen. Proyek-proyek tersebut akan menjadi prioritas pengawalan agar sesuai target dan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan berintegritas.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, perwakilan KPK RI, pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya.
SUMBER KORWIL : ADI
EDITOR:JONI.H.TANJUNG









