Mitrariau.com,Padang, Sumatera Barat – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sumatera Barat ke-80 yang berlangsung pada 1 Oktober 2025, menjadi momentum penting bagi
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., untuk menyampaikan arahan terkait kinerja kepolisian.
Acara yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, para Kapolres se-Sumbar, perwakilan TNI, tokoh-tokoh provinsi, Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, serta tamu undangan lainnya ini, menjadi wadah penyampaian informasi strategis.

Dalam arahannya, Kapolda Irjen Gatot menyoroti beberapa isu krusial yang menjadi fokus utama kepolisian daerah Sumatera Barat dalam beberapa bulan terakhir.
Penurunan Tingkat Penyalahgunaan Narkoba: Kapolda Irjen Gatot mengumumkan bahwa Sumatera Barat berhasil mencatatkan penurunan tingkat penyalahgunaan narkoba sejak awal Januari 2025.
Upaya penegakan hukum yang intensif serta program pencegahan yang berkelanjutan terus digalakkan untuk memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Masalah Anak Putus Sekolah: Kapolda mengungkapkan keprihatinannya mendalam terhadap tingginya angka anak putus sekolah di Kota Padang, yang mencapai angka 7.000 anak. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena membuat mereka rentan terhadap pengaruh negatif seperti narkoba, tawuran, dan tindakan kriminal lainnya.
Pihaknya berkomitmen untuk mencari solusi komprehensif guna mengatasi akar permasalahan ini.
Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI): Kapolda menegaskan komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum terkait penambangan emas ilegal.
Selain tindakan represif, kepolisian juga berupaya mencari solusi permanen untuk masalah PETI. Sumatera Barat menjadi salah satu dari tiga provinsi yang wilayah pertambangannya telah disetujui oleh tim survei dari Kementerian SDM.

“Sumatera Barat memiliki komitmen yang kuat untuk beradaptasi dengan berbagai tantangan, melalui dialog yang konstruktif, menyerap aspirasi, serta menerima kritik dan saran yang membangun,” ujar Kapolda Irjen Gatot.
“Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Sumatera Barat.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Sumatera Barat atas kerjasama yang solid selama ini.
Ia menekankan bahwa tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak, kepolisian tidak akan dapat mencapai hasil yang optimal.tutupnya” Irjen Gatot.
Sumber :kapolda Sumbar
editor : Joni. H. Tanjung









