Tragedi Balita di Tambang: Polres Kampar Ungkap Fakta Baru, Bukan Galian C!

Daerah, Kampar, Peristiwa2563 Dilihat

Mitrariau.com,Kampar,|Riau – Polres Kampar di bawah pimpinan AKBP Boby Putra Ramadhan, S.I.K., M.H., didampingi Kasatreskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.I.K., mengambil langkah tegas untuk meluruskan informasi yang beredar terkait lokasi tenggelamnya Muhammad Raziq Ramadhan (5 tahun), seorang balita di Kecamatan Tambang.

Sempat beredar kabar bahwa lokasi kejadian adalah area bekas galian C, namun penyelidikan mendalam membuktikan bahwa lokasi tersebut adalah kolam milik warga.

Kapolres Kampar menyampaikan klarifikasi ini kepada awak media pada hari Jumat, 26 September 2025. “Kami telah melakukan penyidikan secara menyeluruh terhadap pemilik lahan yang menjadi lokasi kejadian.

Dari hasil penyidikan, kami mendapatkan pernyataan bahwa lokasi tersebut sebelumnya merupakan kolam ikan yang sudah lama tidak terawat,” ungkap Kapolres Kampar.

“Kami tegaskan kembali, setelah meminta keterangan dari saksi yang merupakan pemilik lahan kolam tersebut, bahwa lokasi kejadian bukanlah bekas galian C seperti yang selama ini disangkakan,” lanjutnya.

Kapolres Kampar juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga korban. “Kami segenap keluarga besar Polres Kampar mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya ananda Muhammad Raziq Ramadhan.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” tuturnya dengan nada penuh simpati.

Kronologi Kejadian”Pada hari Kamis, 25 September 2025, Muhammad Raziq Ramadhan bersama dua orang teman sebayanya pergi ke kolam tersebut. Awalnya, mereka berniat untuk mandi dan bermain air.

Namun, kedua teman korban memutuskan untuk tidak jadi mandi karena kondisi kolam yang kurang meyakinkan. Raziq, yang sudah terlanjur membuka pakaian, tetap berada di pinggir kolam.

Didorong oleh rasa ingin bermain, korban kemudian berjalan menuju ke tengah kolam. Tragisnya, Raziq yang tidak bisa berenang sama sekali menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut.

Mengetahui Raziq tenggelam, kedua temannya segera berlari ke rumah korban untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Ayah korban, Wira Saputra (38 tahun), langsung menuju lokasi dan menemukan jenazah anaknya dalam keadaan tertelungkup setelah melakukan pencarian selama kurang lebih 1 jam.