Mitrariau.com,Pekanbaru|Riau “Air bah menerjang Kelurahan Meranti Pandak dan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Ratusan warga terjebak, rumah-rumah terendam hingga ketinggian 120 cm. Namun, di tengah kepanikan itu, hadirlah Ditpolairud Polda Riau, membawa secercah harapan.
Wadirpolairud Polda Riau, AKBP Andi Yul, memimpin langsung evakuasi warga. Tak hanya mengerahkan 3 unit rubber boat dan 12 personel, AKBP Andi Yul juga turun langsung ke lapangan, menggendong warga lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak yang kesulitan menyelamatkan diri. Adegan mengharukan ini menggambarkan kepedulian dan profesionalisme Ditpolairud Polda Riau.

“Kami tak hanya mengevakuasi dengan perahu,” ujar AKBP Andi Yul. “Banyak warga yang kesulitan berjalan di genangan air yang cukup deras. Personel kami menggendong mereka satu per satu untuk memastikan keselamatan mereka.”
Selain evakuasi, Ditpolairud juga membantu mengamankan barang berharga dan kendaraan warga. Pendataan jumlah KK terdampak juga dilakukan: 2.004 KK di Kelurahan Meranti Pandak dan 3.664 KK di Kelurahan Sri Meranti, total 5.668 KK.

Meskipun kondisi lapangan sulit akibat tingginya debit air, Ditpolairud terus berupaya mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumah. AKBP Andi Yul mengimbau masyarakat untuk segera mengungsi jika kondisi semakin memburuk. “Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Ditpolairud juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan logistik dan medis segera tersalurkan. Kecepatan dan kepedulian Ditpolairud Polda Riau ini memberikan rasa aman dan perlindungan bagi warga yang terdampak banjir.”
Sumber: Humas Polda Riau
Editor: Joni.H.Tanjung









