Mitrariau .com, Pasaman Barat, Sumatera Barat – Sebuah kasus yang sangat memrihatinkan dan mengejutkan terungkap di Kabupaten Pasaman Barat.
Seorang pria berinisial EW (54), yang sehari-harinya berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus guru mengaji, berhasil diringkus Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat.
Pelaku diduga telah mencabuli sejumlah anak di bawah umur yang belajar mengaji di rumahnya.
Penangkapan dilakukan di Jorong Batang Toman, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, pada Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 18.30 Wib.
=Fakta Dan Kronologis:
📌 Informasi 📝 Keterangan
👤 Tersangka EW (54) — ASN & Guru Mengaji
📍 Lokasi Kejahatan Rumah pelaku di Jorong Bungo Tanjung, Nagari Air Bangis, Kec. Sungai Beremas
🕒 Periode Kejahatan Sejak tahun 2024 — berlangsung selama bertahun-tahun
😢 Korban Sejumlah anak murid mengaji — 4 orang telah diverifikasi & divisum
🎭 Modus Meraba & menyentuh bagian sensitif korban saat sedang mengajarkan mengaji
📞 Terungkap Korban saling bercerita → orang tua melapor ke Polsek Sungai Beremas → dilanjut ke Unit PPA Polres Pasaman Barat
🔒 Pasal Dalam proses penyidikan — dijerat UU Perlindungan Anak .
Korban yang merasa risih dan ketakutan akhirnya saling bercerita satu sama lain. Kejadian tersebut kemudian diketahui oleh masing-masing orang tua korban.
Warga mendatangi rumah pelaku namun pelaku tidak ada di tempat, sehingga masyarakat melaporkan ke Polsek Sungai Beremas.
Setelah berkoordinasi dengan Satreskrim, para orang tua membuat laporan resmi di Unit PPA Polres Pasaman Barat.
Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Algino Ganaro segera melacak keberadaan pelaku dan berhasil menangkapnya di wilayah Batang Toman.
Pernyataan Resmi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto .S.I.K.M.H tegaskan “Ini adalah kejahatan yang sangat keji dan memilukan.
Seseorang yang dipercaya mengajarkan kebaikan dan ilmu agama, justru menyalahkan kepercayaan tersebut untuk melampiaskan nafsunya terhadap anak-anak yang masih di bawah umur.terangnya AKBP Agung
Ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat dan profesi yang diembannya.”
Lanjutnya AKBP Agung”Kami bekerja secara profesional, transparan, dan tuntas. Kasus ini tidak akan kami tutup-tutupi.
Kami berkomitmen penuh memberikan perlindungan dan keadilan bagi para korban.
Penegakan hukum akan kami jalankan sesuai ketentuan Undang-Undang yang berlaku, tanpa pandang bulu, tanpa kompromi.”
-“Kepada seluruh orang tua: perhatikanlah anak-anak kita, tanyakan dengan lembut apa yang mereka rasakan.
Jika ada yang menyakiti mereka, jangan diam segera laporkan.
-*Polres Pasaman Barat Tegas Melindungi Anak, Berani Mengungkap Kebenaran, Menegakkan Keadilan Tanpa Rasa Takut!”tutupnya AKBP Agung
Sementara itu Pernyataan Resmi Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A.Agung Ngurah Santa Subrata.S.Tr.K menjelaskan”Benar, pelaku berprofesi sebagai ASN sekaligus guru mengaji yang membuka bimbingan belajar di rumahnya.
Dari hasil interogasi awal, ia mengakui perbuatannya telah dilakukan sejak tahun 2024.
Modusnya sangat licik — saat sedang mengajarkan mengaji, ia perlahan menyentuh dan meraba bagian sensitif tubuh korban.”
“Saat ini, sebanyak 4 orang korban telah kami lakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif didampingi Unit PPA di salah satu klinik di Pasaman Barat.
Namun kami mewaspadai kemungkinan adanya korban lain. Pelaku saat ini sudah berada di tahanan Polres untuk proses penyidikan lebih lanjut.”
“Kepada masyarakat, khususnya orang tua di Kecamatan Sungai Beremas dan sekitarnya: jika ada anak Anda yang pernah belajar mengaji di rumah pelaku dan mengalami hal serupa, jangan ragu segera hubungi Unit PPA Polres Pasaman Barat di nomor 110.
Identitas akan kami jaga kerahasiaannya. Kami siap mendampingi Anda dan anak Anda.”tutup Iptu Agung.
Himbauan Kanit PPA IPDA Admin Pandowita”Kami terus melakukan pendalaman kasus ini. Jika ada orang tua yang mencurigai anaknya juga menjadi korban, silakan datang langsung ke Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat.
Datanglah — kami siap mendengarkan, siap melindungi, dan siap memperjuangkan keadilan untuk anak Anda. Kerahasiaan Anda adalah prioritas kami.”
=Pesan Kapolres Pasaman Barat” Pesan Penting Untuk Orang Tua,Lindungi Anak Anda =
– Ajarkan anak bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri
– Berani berkata “TIDAK” jika ada orang menyentuh mereka dengan cara yang tidak nyaman
– Perhatikan perubahan sikap anak — ketakutan, murung, atau menolak pergi ke tempat tertentu adalah tanda yang perlu diperhatikan
– Segera hubungi 110 jika ada dugaan kekerasan atau pelecehan — kami ada untuk melindungi anak Anda!
“Anak-anak Bukan Objek Mereka Adalah Titipan yang Harus Dijaga. Jika Ada yang Menyakiti Mereka, Beranilah Melapor. Keadilan Akan Selalu Menemukan Jalan!”
#PencabulanAnakDitindakTegas #GuruMengajiMenyalahiKepercayaan #LindungiAnakDariPelecehan #UnitPPAPolresPasamanBarat #UsutTuntasKasusIni #KeadilanUntukKorban #PolresPasamanBarat #MelindungiTuahMenjagaMarwah
Sumber:Humas Polres Pasaman Barat
Editor. : Joni.H.Tanjung









