PADANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang menarik, akrab, dan mudah diingat. Melalui program bertajuk “Himbauan Mang Andis”, pihak kepolisian menyampaikan pesan-pesan penting agar seluruh pengguna jalan senantiasa mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Dengan tagar utama “Ingat! Keselamatan Berkendara Tanggung Jawab Kita Bersama”, kampanye ini mengingatkan bahwa satu kesalahan kecil di jalan raya bisa berakibat fatal, membawa penyesalan seumur hidup. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai sebagai kunci utama mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Dalam materi yang disebarluaskan, Ditlantas Polda Sumbar merangkum 5 poin penting yang wajib diterapkan setiap pengendara:
1. Gunakan Helm Berstandar SNI: Pelindung kepala adalah perlengkapan wajib yang berfungsi menyelamatkan nyawa saat terjadi hal yang tidak diinginkan.
2. Patuhi Rambu Lalu Lintas: Segala tanda dan aturan di jalan raya dibuat semata-mata demi keselamatan bersama, bukan sekadar formalitas hukum.
3. Dilarang Gunakan Ponsel Saat Berkendara: Fokus harus sepenuhnya tertuju pada jalan. Menggunakan HP saat mengemudi memecah konsentrasi dan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan.
4. Wajib Gunakan Sabuk Keselamatan: Bagi pengendara kendaraan roda empat, sabuk pengaman sangat kecil kemungkinannya untuk mencegah kecelakaan, namun memiliki peran besar menjaga keselamatan penumpang saat insiden terjadi.
5. Jaga Jarak Aman: Memberikan ruang yang cukup dengan kendaraan di depan sangat penting untuk menghindari tabrakan, terutama saat pengereman mendadak.
“Patuhi aturan lalu lintas, ciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Ingatlah selalu: Satu kesalahan, seumur hidup penyesalan,” begitu pesan tegas namun bersahabat yang disampaikan dalam kampanye ini.
Pihak Ditlantas Polda Sumbar berharap, pesan-pesan sederhana yang disampaikan melalui sosok “Mang Andis” ini dapat semakin melekat di hati masyarakat. Kesadaran dan kepatuhan sukarela diharapkan tumbuh, sehingga budaya tertib berlalu lintas bukan lagi karena takut pada petugas, melainkan karena sadar akan pentingnya menjaga nyawa sendiri dan orang lain.
Kampanye ini disebarluaskan secara luas melalui media sosial dan media massa, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Ditlantas Polda Sumbar dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berbudaya.
(Aidil)








