PASAMAN BARAT, Mitrariau.com || 22 September 2026 — Polres Pasaman Barat melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim menyalurkan bantuan sekaligus memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban anak penyandang disabilitas di Jorong Ulu Bondar, Nagari Brastagi Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (22/9).
Kegiatan kepedulian ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K.,, mewakili Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., didampingi Kanit PPA, Ipda Admi Pandowita, beserta jajaran personel.
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako meliputi beras, minyak goreng, telur ayam, mie instan, dan bahan makanan lainnya.
“Hari ini kita menyalurkan paket sembako tersebut dengan harapan dapat meringankan beban perekonomian keluarga korban. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Pasaman Barat terhadap korban dan keluarganya pasca peristiwa yang menimpa beberapa hari lalu,” ungkap Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K.
Selain bantuan materi, tim PPA juga melakukan pendekatan khusus untuk menghibur korban yang masih mengalami dampak psikologis. Kanit PPA Ipda Admi Pandowita memberikan dukungan moril sekaligus membimbing keluarga agar senantiasa mendampingi dan memberikan perhatian penuh selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami masih berupaya melakukan pemulihan mental dan psikologi korban yang kondisinya masih terganggu pasca peristiwa. Peran keluarga sangat krusial dalam proses ini agar korban dapat kembali pulih secara bertahap,” tegas Kasat Reskrim.
Kakak korban, Rani, menyambut hangat kedatangan pihak kepolisian dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.
“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Kapolres beserta jajaran. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami. Kami juga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya dengan harapan yang tulus.
Saat ini, proses hukum terhadap kasus pelecehan seksual yang menimpa anak penyandang disabilitas tersebut terus berjalan. Tim penyidik masih aktif memeriksa sejumlah saksi di tempat kejadian perkara guna mengungkap fakta secara utuh dan memastikan keadilan bagi korban.
Polres Pasaman Barat berkomitmen terus mendampingi keluarga korban, baik secara hukum maupun melalui pendampingan sosial, hingga kasus ini tuntas.
Editor(Aidil)









