Gerak Cepat Demi Keadilan!Di Bawah Arahan Kapolda Riau, Ditreskrimum Laksanakan Ekshumasi Jenazah Pelajar M.Fahri:Ungkap Fakta Sebenar dan Pasti Penyebab meninggal!

Gerak Cepat Demi Keadilan!Di Bawah Arahan Kapolda Riau, Ditreskrimum Laksanakan Ekshumasi Jenazah Pelajar M.Fahri:Ungkap Fakta Sebenar dan Pasti Penyebab meninggal!

Mitrariau.com,Pekanbaru, Riau — Langkah tegas, cepat, dan penuh tanggung jawab diambil jajaran Polda Riau demi mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan.

Di bawah kepemimpinan langsung Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., melalui Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau Kombes Pol. M. Hasyim Risahondua, S.I.K., M.H., dan didampingi Kasubdit Perlindungan Perempuan dan Anak Ditreskrimum Polda Riau AKBP Hariri, jajaran melaksanakan ekshumasi (pembongkaran makam) jenazah pelajar Muhammad Fahri, Kamis (6/8/2026).

Langkah ini dilakukan bersama Biddokkes Polda Riau untuk memastikan secara akurat penyebab kematian korban, yang diduga kuat berkaitan dengan kasus penganiayaan.

Kasus bermula ketika keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana yang menyebabkan kematian anaknya kepada Polda Riau pada 12 Juli 2026. Dilaporkan bahwa sebelum tanggal 12 Juli, terjadi perkelahian antara korban dengan teman sebayanya.

Saat itu, korban mengeluh sakit di seluruh tubuh dan dibawa ke rumah sakit, di mana hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan cidera di kepala dan leher. Dua hari kemudian, tepatnya Selasa, 14 Juli 2026, korban meninggal dunia.

Menyikapi laporan tersebut, Ditreskrimum bersama Biddokkes segera turun ke lokasi pemakaman di TPU Rumbai guna melaksanakan ekshumasi dan pemeriksaan forensik jenazah — langkah krusial untuk mengungkap fakta sebenarnya.

KASUBDIT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK DITRESKRIMUM POLD RIAU AKBP HARIRI“Kami menerima laporan dari keluarga korban pada tanggal 12 Juli, bahwa korban mengalami perkelahian dengan teman sebayanya dan mengeluh sakit di seluruh tubuh.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan adanya dugaan cidera di kepala dan leher, dan dua hari kemudian korban meninggal dunia. Hal ini menjadi alasan kuat bagi kami untuk menindaklanjuti dengan serius dan menyeluruh.

Kepolisian tidak akan menutup mata terhadap dugaan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa, apalagi korbannya masih berstatus pelajar — anak-anak yang seharusnya berada di bawah perlindungan kita semua.

Ekshumasi yang kami laksanakan hari ini bukan sekadar prosedur, melainkan upaya sungguh-sungguh untuk mengungkap kebenaran secara objektif.

Kami butuh data medis yang akurat untuk memastikan penyebab kematian korban, sehingga dapat ditentukan langkah hukum yang tepat dan adil.

Kami berjanji akan menangani kasus ini secara transparan, menyeluruh, dan tanpa pandang bulu. Setiap pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kepada keluarga korban: kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami memahami kepedihan yang Bapak/Ibu rasakan, dan kami berkomitmen penuh untuk memperjuangkan keadilan bagi Muhammad Fahri.

Langkah ini adalah bukti bahwa keadilan tidak akan tertunda, dan setiap nyawa yang hilang akibat kekerasan akan diperjuangkan hingga tuntas.

Kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua dan pelajar: mari kita jaga dan lindungi anak-anak kita. Kekerasan bukan solusi, dan tidak boleh ada alasan untuk menyakiti sesama.

Polri akan senantiasa hadir, melindungi, dan menegakkan hukum demi keadilan bagi setiap warga negara, tanpa terkecuali.”

Kehilangan seorang pelajar di usia muda adalah kehilangan yang berat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Gerak cepat dan ketegasan yang diambil Kapolda Riau melalui Ditreskrimum bersama Biddokkes menunjukkan keseriusan institusi dalam mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan.

Semoga hasil pemeriksaan forensik dapat memberikan kejelasan yang diharapkan keluarga dan masyarakat, serta menjadi langkah awal untuk menuntaskan kasus ini secara hukum yang adil dan transparan.

Semoga kepergian Muhammad Fahri menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: untuk lebih peduli, lebih melindungi, dan lebih mencintai anak-anak kita.

#KeadilanUntukMuhammadFahri #DitreskrimumPoldRiauTegas #LindungiAnakDariKekerasan #EkshumasiDemiKebenaran #PenegakanHukumTanpaTunda #PoldaRiauPresisi

Editor:Joni.H.Tanjung