Himbau!! Longsor Timpa Jalur Lembah Anai KM 66,700 Tanah Datar, Akses Padang–Bukittinggi Terhenti Sementara  

Hukrim45 Dilihat

PADANG PANJANG – Peristiwa tanah longsor menimpa jalur nasional penghubung Bukittinggi – Padang tepatnya di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Ruas Jalan Lembah Anai KM 66,700, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Longsor yang menutupi seluruh badan jalan menyebabkan arus lalu lintas terhenti total baik arah Padang–Bukittinggi maupun sebaliknya.

Dari pantauan di lokasi, longsoran berupa tanah dan bebatuan berukuran besar turun dari tebing dan menumpuk menutupi permukaan jalan. Pembersihan material belum dapat segera dilaksanakan karena masih terdapat sisa bebatuan yang tersangkut di dinding tebing dan dikhawatirkan kembali meluncur sewaktu-waktu. Pihak terkait menunggu kondisi dinilai aman sebelum memulai proses pembersihan secara menyeluruh.

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Panjang bergerak cepat meninjau langsung lokasi kejadian untuk memetakan kerusakan dan merencanakan langkah penanganan.

Sementara itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Panjang segera menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan, dan pengalihan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot mengimbau kepada seluruh pengendara yang akan melewati kawasan Lembah Anai untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami imbau kepada masyarakat yang ingin melintasi jalur Lembah Anai saat ini untuk lebih berhati-hati,” tegas Pifzen.

Kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur rawan longsor. Khususnya bagi yang akan melintas jalur Lembah Anai baik arah Bukittinggi ke Padang maupun sebaliknya, dimohon untuk memantau perkembangan informasi terkini dan mencari jalur alternatif sementara hingga kondisi jalan dinyatakan aman dan kembali normal.

  Editor(Aidil)