Mitrariau.com, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat – Tuapejat,Menjelang peringatan bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla.,bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Bapak Mulyadi meluncurkan langkah luar biasa: menggelar Lomba English Story Telling tingkat SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri dan mitra pendidikan dalam membina serta mengembangkan kemampuan bahasa asing generasi muda di Bumi Sikerei.
Ajang ini menyuguhkan konsep yang unik dan bermakna: para peserta tidak hanya ditantang untuk menunjukkan kefasihan berbahasa Inggris, kejelasan vokal, dan kepekaan dalam menghidupkan karakter cerita—tetapi juga wajib mengangkat kekayaan warisan budaya bangsa.
Secara khusus, cerita yang dibawakan berfokus pada tiga identitas budaya yang kental di wilayah Sumatera: Cerita Rakyat Mentawai, Minang, dan Batak, yang seluruhnya dinarasikan dalam bahasa Inggris di hadapan juri dan penonton.
Rangkaian kompetisi telah berjalan sejak tanggal 15 hingga 25 Juni 2026, diikuti oleh perwakilan dari seluruh SMA/SMK di se-Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Setelah melalui persaingan ketat dan penilaian mendalam dari tim juri yang mempertimbangkan aspek tata bahasa, ekspresi, serta kedalaman pesan budaya, akhirnya terpilih 6 orang peserta terbaik yang berhak melangkah ke babak puncak.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda Mentawai mampu bersaing di panggung global tanpa melupakan akar jati diri.
“Lomba English Story Telling ini kami gagas khusus sebagai ajang pembinaan dan pengembangan kemampuan bahasa Inggris bagi pelajar di sini.
Kami ingin mereka tidak hanya mahir berbahasa internasional, tetapi juga menjadi duta budaya yang mampu mengenalkan kearifan lokal Mentawai, Minang, dan Batak ke seluruh dunia.
Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, Polres Mentawai berkomitmen penuh hadir mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pemuda daerah, beriringan dengan kemajuan pendidikan,” tegas AKBP Rory Ratno A.
Setelah tampil memukau di babak final yang berlangsung di Markas Komando Polres Kepulauan Mentawai, keenam finalis terpilih mendapatkan kehormatan istimewa: mereka tampil di hadapan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Upacara Puncak Peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tanggal 1 Juli 2026, di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Mentawai.
Melalui kolaborasi erat antara Polres Kepulauan Mentawai dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat pelajar untuk terus mengasah kemampuan diri.
Lebih dari itu, momen ini juga mempererat tali silaturahmi antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat—bersama-sama mencetak generasi muda Mentawai yang cerdas, berwawasan luas, sekaligus berkarakter kuat dan cinta budaya.
Sumber:Kapolres Mentawai
Editor:Joni.H.Tanjung














