Pekanbaru – Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas merupakan kado terbaik bagi institusi kepolisian pada peringatan Hari Bhayangkara tahun ini. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai langkah pembenahan, peningkatan profesionalisme, dan perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat mulai dirasakan serta mendapat apresiasi dari publik.
Ghulam Zaky menilai bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, hasil tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, memperkuat integritas institusi, serta mengedepankan penegakan hukum yang profesional, adil, dan humanis.
“Kepercayaan publik tidak dibangun dalam waktu singkat. Kepercayaan lahir dari kerja nyata, konsistensi dalam memberikan pelayanan, keterbukaan terhadap kritik dan evaluasi, serta komitmen untuk terus melakukan pembenahan. Jika komitmen tersebut terus dipertahankan, kami meyakini kepercayaan masyarakat akan terus meningkat dan Polri akan semakin dicintai oleh rakyat,” ujar Ghulam Zaky.
Sebagai organisasi kemahasiswaan, PKC PMII Riau memandang Polri sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan demokrasi. Menurut Ghulam Zaky, sinergi antara Polri dan organisasi mahasiswa perlu terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, ruang dialog yang sehat, serta kolaborasi dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mahasiswa dan Polri memiliki peran yang berbeda, tetapi tujuan yang sama, yakni menjaga kepentingan bangsa dan negara. Mahasiswa akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan konstruktif, sementara Polri menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Hubungan yang saling menghormati dan saling menguatkan merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat,” katanya.
Ghulam Zaky juga mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dikembangkan Polri dalam menjawab tantangan zaman. Salah satunya adalah gagasan Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan. Menurutnya, gagasan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian Polri tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.
“Green Policing merupakan gagasan yang patut diapresiasi karena mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Kami berharap semangat ini tidak hanya berkembang di lingkungan Polda Riau, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia. Dengan demikian, Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Ghulam Zaky menyampaikan doa dan harapan bagi institusi Polri di usia yang ke-80.
“Atas nama keluarga besar PKC PMII Riau, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Semoga Polri senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami berharap Polri terus menjadi institusi yang profesional, Presisi, semakin dipercaya dan dicintai masyarakat, serta mampu memberikan pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga berbagai inovasi dan pengabdian yang dilakukan Polri terus membawa manfaat bagi bangsa, negara, dan kelestarian lingkungan,” tutup Ghulam Zaky.
(Aidil)









