Mitrariau.com,Siak, Riau — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Siak tidak hanya merayakannya dengan seremoni, melainkan dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil. Melalui program Bakti Sosial, Polres Siak melaksanakan bedah rumah bagi warga yang sangat membutuhkan.
Salah satu penerima manfaat dari program mulia ini adalah Bapak Siar, seorang warga yang tinggal di kawasan Kolam Hijau, Kampung Buantan Besar.
Di balik keterbatasan fisik yang disandangnya, tersimpan kisah perjuangan hidup yang luar biasa demi menghidupi keluarganya.
Sehari-hari, Pak Siar bekerja keras di kebun dan memelihara beberapa ekor kambing. Yang membuat perjuangannya begitu menyentuh hati adalah kondisi fisiknya; kedua belah tangan beliau mengalami cacat di mana kesepuluh jari tangannya telah putus sebagian.
Namun, keterbatasan fisik tersebut tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk mengais rezeki yang halal.
Karena tidak memiliki lahan pribadi, Pak Siar bercocok tanam memanfaatkan lahan kosong milik tetangganya yang dipinjamkan sementara waktu sebelum digunakan oleh sang pemilik.
Di rumah yang sangat memprihatinkan, Pak Siar tinggal bersama istri tercinta yang sehari-hari bekerja membantu ekonomi keluarga sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). Mereka dikaruniai dua orang anak yang juga berjuang keras sebagai buruh: anak pertama bekerja sebagai pemanen sawit, sementara anak kedua mengabdi sebagai pekerja di sebuah toko lokal.
Sebelum program bedah rumah ini berjalan, kondisi hunian keluarga Pak Siar sangat jauh dari kata layak. Rumah kecil itu hanya memiliki satu kamar tidur yang sempit untuk diisi bersama.
Tanpa adanya ranjang atau fasilitas yang memadai, setiap malam seluruh anggota keluarga terpaksa tidur bersama di atas lantai yang hanya beralaskan selembar tikar tipis.
Dinginnya angin malam dan kerasnya lantai menjadi saksi bisu perjuangan mereka bertahan hidup dari hari ke hari.
Melihat kenyataan hidup yang begitu memprihatinkan ini, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH, SIK, MH tidak tinggal diam.
Beliau segera menginstruksikan Kabag Log Polres Siak AKP Yusirwan, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polres Siak, untuk segera mengambil tindakan konkret. Perintahnya jelas bangun kembali rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk keluarga Pak Siar secepat mungkin.
“Tugas Polri bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelindung, pengayom, dan penolong bagi masyarakat yang sedang kesulitan.
Senyum di wajah Pak Siar dan keluarganya adalah hadiah terbaik bagi kami di hari jadi Bhayangkara yang ke-80 ini.” Ucap Kapolres Siak.
Pembangunan rumah layak huni ini menjadi bukti nyata dari berkah zakat profesi. Seluruh biaya pembangunan rumah baru Pak Siar bersumber dari zakat para personel Polres Siak yang disisihkan setiap bulannya.
Dana zakat tersebut dikelola secara profesional oleh UPZ Polres Siak yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak sebagai lembaga resmi pengumpul zakat.
Melalui koordinasi yang baik, dana zakat yang telah dihimpun diserahkan kembali kepada pihak UPZ Polres Siak untuk disalurkan dalam berbagai kegiatan sosial yang berorientasi kemaslahatan umat, salah satunya lewat program bedah rumah ini.
Berkat kerja cepat, tanggap, dan penuh rasa gotong royong dari seluruh pihak terkait, per tanggal 15 Juni 2026, proses pembangunan rumah baru untuk Pak Siar kini telah berjalan dengan sangat lancar dan mencapai progres fisik sekitar 80 persen.
Dinding-dinding kayu yang lapuk kini telah berganti dengan struktur bangunan yang jauh lebih kokoh dan sehat.
Tidak lama lagi, Pak Siar beserta istri dan kedua anaknya tidak perlu lagi kedinginan tidur di atas lantai beralaskan tikar tipis. Mereka akan segera menempati rumah baru yang bersih, memiliki ruang yang cukup, serta jauh lebih layak untuk disebut sebagai tempat bernaung.
Program bedah rumah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi potret indah dari sinergi kemanusiaan. Di bawah naungan Polres Siak, zakat para anggota polisi menjelma menjadi dinding kokoh dan atap yang melindungi sebuah keluarga dari teriknya matahari dan dinginnya hujan, menghadirkan harapan baru di tanah Siak Sri Indrapura.
Sumber Humas polres Siak
Wartawati Misrayanti
















