Mitrariau.com, Pelalawan, Riau – Kapolsek Pangkalan Kuras KOMPOL Rinaldy Parlindungan, S.H bersama Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah Aipda Samuel Sihite melakukan pengecekan progres lahan jagung pipil tumpang sari KUD Sialang Makmur, Senin 8 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Monitoring langsung ini untuk memastikan target ketahanan pangan berjalan sesuai rencana.
Lokasi tanaman berada di Lahan Tumpang Sari KUD Sialang Makmur, Desa Sialang Indah, Kec. Pkl. Kuras, Kab. Pelalawan. Total lahan yang dipantau 12 hektare: Kuartal I seluas 2 Ha dan Kuartal II seluas 10 Ha. Untuk titik koordinat belum tercantum dalam laporan lapangan, namun lahan ini dikelola KUD Sialang Makmur bersama kelompok tani desa.
Hadir dalam kegiatan pengecekan: Kapolsek Pangkalan Kuras KOMPOL Rinaldy Parlindungan, S.H dan Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah Aipda Samuel Sihite. Kehadiran Kapolsek langsung ke lahan menunjukkan keseriusan Polri mengawal program pangan dari hulu hingga panen.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengukuran tinggi tanaman, pengecekan kondisi daun dan tongkol, serta diskusi perawatan dengan pengelola KUD. Hasilnya: Kuartal I seluas 2 Ha sudah tumbuh subur tinggi 1,8 M s.d 3 M, daun hijau, tongkol sudah tua, estimasi panen pertengahan Juli 2026. Kuartal II seluas 10 Ha berumur 1 bulan, tinggi 25 Cm s.d 100 Cm, sudah dipupuk urea & TSP, disemprot hama ulat dan gulma, estimasi panen awal September 2026. Perawatan berkala tetap dilakukan.
Kapolsek Pangkalan Kuras KOMPOL Rinaldy Parlindungan, S.H memberikan arahan. “Jagung Kuartal I sudah tinggi dan tongkolnya tua, tinggal tunggu panen Juli. Kuartal II juga tumbuh bagus karena dirawat rutin. Saya titip ke KUD Sialang Makmur dan Bhabinkamtibmas, jaga terus sampai panen. Kalau 12 Ha ini berhasil, Desa Sialang Indah jadi contoh lumbung jagung Pelalawan. Polri siap kawal Kamtibmas agar petani tenang kerja,” tegasnya.
Kegiatan berakhir pukul 14.20 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Dengan semangat “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”, Polsek Pangkalan Kuras berkomitmen mendampingi KUD dan petani sampai tongkol jagung masuk lumbung. Progres 12 hektare ini bukti nyata sinergi Polri, KUD, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Humas :Humas Pelalawan
Editor :Wismi







