SIAK, RIAU – Meneguhkan komitmen nyata mendukung program strategis nasional, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. mengeluarkan instruksi tegas dan langsung kepada seluruh jajaran Polsek di wilayah hukumnya. Dalam arahan yang disampaikan pada Senin, 11 Mei 2026, beliau memerintahkan seluruh personel untuk turun langsung ke tengah masyarakat, membina, dan bersinergi erat dengan para kelompok tani, dengan fokus utama pengembangan komoditas unggulan Jagung Pipil.
Langkah ini merupakan implementasi konkret dari kebijakan pemerintah pusat serta arahan Polda Riau guna menjaga kedaulatan pangan nasional, sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat di Kabupaten Siak yang dikenal sebagai “Negeri Istana”. Bagi Kapolres, kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi harus menjadi motor penggerak kesejahteraan rakyat.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H.”Saya tegaskan kepada seluruh Kapolsek, Bhabinkamtibmas, dan seluruh jajaran: Kami tidak ingin hanya sekadar memberikan imbauan atau berhenti pada kata-kata. Instruksi saya jelas, hadirlah nyata di tengah lahan pertanian, bersimbah peluh bersama para petani kita.
Inilah wujud nyata semangat Polri Cinta Petani. Pendampingan harus dilakukan menyeluruh, mulai dari tahap penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pascapanen nanti.”
“Perlu dipahami, tugas kita bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan. Program penanaman jagung pipil ini adalah prioritas yang harus kita dukung sekuat tenaga.
Setiap Polsek wajib memiliki lahan binaan atau menjadi mitra strategis petani di wilayahnya masing-masing. Jangan biarkan ada lahan tidur yang tidak produktif; kita identifikasi, kita olah, dan kita tanami agar bermanfaat bagi semua,” tegas Kapolres dengan penuh semangat.
“Ada tiga poin utama yang menjadi fokus kita: Pertama, Pemanfaatan Lahan Tidur, ubah tanah kosong menjadi ladang penghasil. Kedua, Pendampingan Intensif, pastikan bibit, pupuk, dan sarana pendukung tersedia, serta segera cari solusi jika ada kendala di lapangan. Ketiga, Penguatan Ekonomi, kita dorong agar hasil panen nanti terserap pasar dengan harga yang layak dan menguntungkan petani, bukan sebaliknya.”
“Keseriusan ini adalah bentuk pengabdian Polri untuk bangsa dan negara. Saya yakin, jika ketahanan pangan kita kuat di tingkat desa dan kabupaten, maka ketahanan nasional kita pun akan semakin kokoh tak tergoyahkan.
Saya sangat berharap, ke depannya Kabupaten Siak bisa menjadi lumbung jagung pipil unggulan bagi Provinsi Riau, sekaligus menjadi contoh teladan bagaimana sinergi Polri dan rakyat membangun negeri,” pungkas beliau optimis.
✅ Pemanfaatan Lahan Optimal: Mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif penghasil pangan.
✅ Pendampingan Penuh: Polri hadir dari hulu ke hilir proses pertanian.
✅ Jaminan Pasar & Harga: Menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan menguntungkan petani.
✅ Kedaulatan Pangan: Mewujudkan kemandirian dan ketersediaan pangan di tingkat daerah.
Langkah strategis ini disambut antusias dan hangat oleh seluruh kelompok tani di Siak. Kehadiran anggota Polri yang turut bekerja di ladang memberikan semangat baru dan rasa aman bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertaniannya.
#PolresSiak
#KetahananPanganNasional
#PolriCintaPetani
#JagungPipil
#SinergiPolriMasyarakat
#NegeriIstanaMembangun
#PertanianUnggulan
#SiakBertani 🌽🚔🌾✨
Sumber: Humas Polres Siak
Editor : Joni H.Tanjung
















