Polantas Menyapa: Ditlantas Polda Jambi Edukasi Pelajar SMAN 10 Kota Jambi, Bangun Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Hukrim182 Dilihat

KOTA JAMBI – Guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di kalangan remaja, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi kembali menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui program Polantas Menyapa Police Go To School. Kali ini, kegiatan diselenggarakan di SMAN 10 Kota Jambi, Jumat (8/5/2026), mulai pukul 07.30 WIB, sebagai langkah konkret membangun budaya disiplin di jalan raya sejak usia dini.

Program ini digelar atas arahan Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., yang menekankan urgensi pembekalan keselamatan berkendara bagi generasi muda. Pelajar dikategorikan sebagai usia produktif yang cukup rentan terlibat dalam kasus pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, sehingga pendekatan edukatif dan preventif dinilai sangat strategis dilakukan di lingkungan sekolah.

Kegiatan edukasi interaktif ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat (Kasi Dikmas) Ditlantas Polda Jambi, Kompol Devita Efrina, S.I.K., bersama tim Keamanan dan Keselamatan (Kamsel). Tidak hanya berupa penyampaian materi teori, siswa juga diajak melihat demonstrasi safety riding serta praktik langsung berkendara aman dan benar.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa program ini dirancang agar pemahaman keselamatan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga aplikatif dan melekat dalam perilaku sehari-hari.

“Para siswa kami berikan pemahaman lengkap: mulai dari wajib menggunakan helm berstandar SNI, teknik pengereman yang tepat, hingga kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Semua ini demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya,” ujar Kombes Adi Benny Cahyono.

Selain teknis berkendara, petugas juga menyosialisasikan etika berlalu lintas dan pentingnya kesadaran hukum. Khusus bagi Generasi Z yang kini mendominasi pengguna kendaraan roda dua di kalangan pelajar, ditanamkan nilai bahwa aturan dibuat bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi nyawa.

Suasana kegiatan berlangsung sangat antusias dan interaktif. Para siswa aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab yang diselingi pembagian hadiah menarik bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas.

Kepala Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, Dr. Novrizal, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pengendara yang disiplin dan bertanggung jawab di masa depan.

“Kami ingin adik-adik pelajar tidak hanya mahir mengemudikan kendaraan, tetapi tumbuh dengan kesadaran bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama, bukan sekadar rasa takut bertemu petugas. Edukasi berkelanjutan seperti ini adalah cara paling efektif menanamkan budaya malu melanggar aturan,” tegas Dr. Novrizal.

Kegiatan berakhir dalam keadaan tertib, aman, dan penuh keakraban antara personel kepolisian, pihak sekolah, dan para siswa. Melalui program yang terus digalakkan ini, Ditlantas Polda Jambi berharap angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan remaja di Kota Jambi dapat terus ditekan, menuju target besar Zero Accident atau nol kecelakaan lalu lintas.(Sekato Jambi)

(Aidil)