Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pessel Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas di SMAN 1 Bayang

Hukrim193 Dilihat

PESISIR SELATAN – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi tertib berlalu lintas di SMAN 1 Bayang, Rabu pagi (6/4).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Kamsel, Aiptu Riki Mustika, S.H., bersama sejumlah personel jajaran. Hadirnya petugas kepolisian di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif dan edukatif untuk menanamkan karakter disiplin berlalu lintas sejak dini kepada generasi muda di wilayah hukum Kabupaten Pesisir Selatan atau yang dikenal sebagai Bumi Sejuta Pesona.

Dalam penyampaian materi, tim dari Polres Pessel menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan dan rambu-rambu lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum semata, melainkan instrumen utama untuk meminimalisir risiko kecelakaan yang kerap melibatkan usia produktif. Para pelajar diberikan pemahaman mendalam mengenai etika berkendara, pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan standar seperti helm, serta dampak fatal yang bisa terjadi akibat pelanggaran rambu lalu lintas dan kelalaian di jalan raya.

Tidak hanya satu arah, personel juga berinteraksi aktif dengan para siswa agar pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan dengan baik dan dipahami sepenuhnya. Diharapkan, para pelajar tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun menjadi teladan bagi lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan terkendali dengan antusiasme yang sangat tinggi dari pihak sekolah maupun para siswa.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pessel, AKP Ade Saputra, S.H., M.H., menegaskan melalui kegiatan ini bahwa edukasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah akan terus digencarkan secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan sebagai upaya strategis membangun budaya tertib lalu lintas sejak dini demi menciptakan jalan raya yang aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat.

(Aidil)