Ibu Rumah Tangga Tewas Bersimbah darah !!Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Rumbai : Pelaku Akan Kami Kejar Sampai Dapat!!

Ibu Rumah Tangga Tewas Bersimbah darah !!Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Rumbai : Pelaku Akan Kami Kejar Sampai Dapat!!

Mitrariau.com, Pekanbaru ,Riau – Suasana penuh kesedihan menyelimuti Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru setelah terjadi kejadian tragis pada hari Rabu (29/04/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebuah tindak pidana pencurian dengan kekerasan mengakibatkan seorang wanita berinisial DUMARIS DENNY WATY SITIO (60 tahun) meninggal dunia di dalam rumahnya yang berlokasi di Jalan Kurnia 2 Nomor 20, Limbungan Baru. Kasus ini segera ditindaklanjuti oleh Polsek Rumbai dengan kerja sama tim penyidik dan ahli forensik.

“Dalam keterangan resmi yang disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Rumbai Kompol H. Budi Pramana, S.Psi dan menjelaskan melalui WhatsApp ke awak media Mitrariau.com, dan Linksibernews.com tentang kejadian .

Ini diawali ketika SALMON MEHA (67 tahun), suami korban dan saksi utama, mengajak istrinya untuk keluar rumah mengurus pajak kendaraan sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, korban memilih untuk tinggal di rumah sendirian, sebuah keputusan yang kemudian berujung pada nasib yang tragis.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, suami korban pulang ke rumah dan menemukan pintu rumah terbuka dengan keadaan yang mencurigakan. Ketika masuk ke kamar tidur, ia melihat situasi kamar berantakan dan korban tidak ada di dalamnya.

Setelah melakukan pencarian ke berbagai kamar, akhirnya ia menemukan istri nya dalam keadaan tidak bernyawa di area dapur, dengan posisi tertelungkup dan bagian wajah mengeluarkan darah. Bercak darah juga terlihat di kamar mandi,” jelas Kapolsek dengan suara yang penuh keprihatinan.

Setelah menemukan kejadian yang mengejutkan itu, saksi segera menghubungi keluarga terdekat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rumbai. Berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP / B/ 36/ IV/ 2026/ SPKT/ Polsek Rumbai/ Polresta Pekanbaru/ Polda Riau yang diterima pada tanggal 30 April 2026, tim penyidik segera bergerak cepat.

Sekitar pukul 17.30 WIB, unit Identifikasi dan Forensik (Inafis) Polresta Pekanbaru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses olah TKP secara cermat.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan medis dan otopsi guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.

“Proses otopsi berlangsung hingga sekitar pukul 03.20 WIB keesokan harinya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul pada kepala yang mengakibatkan pendarahan pada otak dan menyebabkan kegagalan fungsi vital otak,” jelas Kanit Reskrim Polsek Rumbai Iptu Dodi Vivino yang langsung mengkoordinasikan tim penyidik.

“Lanjutnya Iptu Dodi Vivino Selain menelan korban jiwa, kejadian ini juga menyebabkan kerugian materil yang tidak sedikit bagi keluarga korban. Beberapa barang berharga yang hilang antara lain:

– Perhiasan emas beragam jenis
– Uang dolar Singapura sebanyak sekitar 400 dolar
– Satu unit handphone merk Samsung A55 5G
– Musik box
– Speaker berkualitas

Dalam menghadapi kasus yang sangat menyedihkan ini, tim penyidik dari Polsek Rumbai telah melakukan sejumlah langkah konkret untuk mengungkap kebenaran dan menangkap pelaku yang masih dalam proses pencarian:

1. Mendatangi dan mengamankan TKP segera setelah menerima laporan
2. Melakukan wawancara mendalam dan mencatat keterangan saksi-saksi, khususnya suami korban
3. Mengamankan seluruh bukti fisik di lokasi kejadian dan menghubungi tim Inafis untuk proses olah bukti
4. Melakukan analisa menyeluruh terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan jejak pelaku
5. Mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk proses otopsi dan memastikan penyebab kematian
6. Melakukan dokumentasi secara menyeluruh terhadap setiap detail di TKP
7. Memberikan laporan berkala kepada pimpinan terkait perkembangan penyidikan

“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku ditemukan dan mendapatkan hukum yang setimpal.

Saat ini tim penyidik sedang galakkan berbagai upaya,mulai dari mengumpulkan petunjuk-petunjuk penting, melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang memiliki akses ke lokasi, hingga mengikuti setiap jejak yang dapat mengarah ke pelaku,” tegas Iptu Dodi Vivino dengan suara yang tegas dan penuh komitmen.

“Kapolsek Rumbai Kompol H. Budi Pramana juga menegaskan bahwa selama proses penyidikan berlangsung, situasi di sekitar lokasi kejadian tetap aman dan terkendali. Personel Polsek Rumbai terus melakukan patroli untuk menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,ini adalah kejadian yang sangat menyedihkan, dan kami berkomitmen untuk memberikan keadilan bagi korban.

Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan jika memiliki informasi apapun terkait kasus ini, jangan ragu untuk melaporkannya ke Polsek Rumbai atau melalui Call Center Polri 110,” jelasnya Kompol H. Budi Pramana.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di alamat kejadian. Rencana pemakaman akan dilakukan sesuai dengan keinginan keluarga dan adat istiadat setempat.

Kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian Polsek Rumbai Polresta Pekanbaru Polda Riau.terangnya “Kompol H. Budi Pramana.

Dengan kerja keras tim penyidik, diharapkan pelaku dapat segera ditemukan dan mendapatkan hukuman yang layak, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan memberikan rasa damai bagi keluarga korban serta masyarakat Kota Pekanbar, tutupnya”Kompol H. Budi Pramana.

Sumber: Kapolsek Rumbai
Editor: Joni.H.Tqnjung