Rutan Padang Gelar Ikrar Deklarasi Zero Halinar Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Tertib

Hukrim174 Dilihat

PADANG, 20 April 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang menggelar kegiatan Ikrar Deklarasi Zero Halinar, yang meliputi pemberantasan peredaran Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba. Kegiatan berlangsung di Lapangan Rutan Kelas IIB Padang pada Senin (20/04) dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Mai Yudiansyah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, staf dan pegawai, peserta magang, serta warga binaan. Keikutsertaan seluruh elemen ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga integritas, meningkatkan sistem pengawasan, serta memastikan lingkungan kerja dan blok hunian benar-benar bersih dari barang-barang terlarang. Hal ini dilakukan demi terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.

Turut hadir menyaksikan kegiatan ini perwakilan dari Koramil 0312-06/Koto Tangah. Kehadiran TNI menjadi wujud sinergitas antar aparat penegak hukum dalam mendukung upaya pemberantasan berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi di lingkungan rutan. Diharapkan kerja sama ini dapat memperkuat koordinasi serta pengamanan, baik di dalam maupun di sekitar wilayah Rutan Padang.

Dalam sambutannya, Karutan Mai Yudiansyah menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar simbol atau tulisan di atas kertas, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

“Deklarasi Zero Halinar ini harus menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran wajib menjaga integritas diri, memperketat pengawasan, dan tidak memberikan celah sedikit pun bagi peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, maupun praktik pungutan liar di lingkungan ini,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan instansi lain merupakan kunci keberhasilan. “Sinergi antar aparat penegak hukum sangat penting untuk mendeteksi dini potensi gangguan dan mencegah berbagai pelanggaran. Kami akan terus mempererat kerja sama ini demi menciptakan lingkungan yang benar-benar aman dan kondusif,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sumber daya manusia di Rutan Padang semakin solid, profesional, dan berpegang teguh pada tata nilai pemasyarakatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan Rutan Padang yang aman, tertib, serta bebas dari tiga jenis pelanggaran utama tersebut.

(Aidil)