Mitrariau com,Bengkalis, Riau – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si secara langsung memimpin kegiatan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla di wilayah Kecamatan Pinggir.
Langkah proaktif ini dilakukan atas arahan Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.S sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam meningkatkan kesiapan dan respons cepat terhadap potensi bencana yang dapat mengancam lingkungan serta keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu (10/4/2026) pagi ini melibatkan personel dari Satuan Samapta Polsek Pinggir, Bhabinkamtibmas dari berbagai desa, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bengkalis. Puluhan unit peralatan penanggulangan Karhutla mulai dari alat pemadam kebakaran portabel, pompa air darurat, selang pemadam, hingga perlengkapan pendukung seperti helm, jas hujan, dan alat komunikasi canggih diperiksa satu per satu dengan sangat cermat.
“Kita tidak bisa mengambil kesempatan dengan masalah Karhutla. Setiap peralatan yang kita miliki harus dalam kondisi prima agar dapat berfungsi dengan maksimal ketika diperlukan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap masyarakat dan lingkungan yang kita jaga,” ujar Kapolsek Pinggir dengan suara yang penuh tekad saat memeriksa salah satu unit pompa air darurat yang baru saja dirawat.
Beliau menjelaskan bahwa pengecekan ini tidak hanya fokus pada kelayakan teknis peralatan, tetapi juga mencakup kesiapan personel dalam mengoperasikannya dengan benar dan aman. “Selain memastikan peralatan dalam kondisi optimal, kita juga telah melakukan pelatihan berkala bagi personel untuk meningkatkan kemampuan dalam penanganan Karhutla. Setiap petugas harus mampu mengoperasikan alat-alat ini dengan cepat dan tepat,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu personel yang terlibat dalam pengecekan, Bripka Rizky Aditya, menyampaikan bahwa seluruh peralatan telah melalui proses perawatan menyeluruh sebelum musim kemarau tiba.
“Kita melakukan pemeriksaan bulanan terhadap semua alat penanggulangan Karhutla, namun menjelang musim kemarau kita tingkatkan intensitas menjadi mingguan. Setiap komponen diperiksa dengan teliti, mulai dari mesin, sistem pembuangan air, hingga kelengkapan aksesoris,” jelasnya dengan penuh keahlian.
Kerjasama yang erat juga terjalin dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa upaya penanggulangan Karhutla berjalan dengan efektif. Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bengkalis, Ahmad Fauzi (38 tahun), menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan oleh Polsek Pinggir.
“Kami sangat mengapresiasi upaya proaktif yang dilakukan oleh kepolisian. Kerjasama antara kita akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah dan menangani Karhutla di wilayah ini,” ujarnya dengan antusias.
Kapolsek Pinggir juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan ulang titik-titik rawan Karhutla di wilayah hukum Kecamatan Pinggir, khususnya di kawasan hutan lindung dan lahan kritis yang berpotensi menjadi sumber kebakaran.
“Kita telah mengidentifikasi beberapa titik yang berisiko tinggi dan telah menyiapkan pos pengawasan serta tim tanggap darurat di lokasi-lokasi strategis. Selain itu, kita juga akan meningkatkan patroli di kawasan rawan untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat ulah manusia,” jelasnya dengan rinci.
Selain pengecekan peralatan, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian imbauan penting kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar lahan secara sembarangan, membuang puntung rokok sembarangan, atau melakukan aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan percikan api.
“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan kita. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat memiliki dampak besar dalam mencegah terjadinya Karhutla,” ajaknya dengan penuh kepedulian.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.S dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa upaya penanggulangan Karhutla adalah bagian dari program “Green Policing” yang menjadi prioritas Polda Riau dan Polres Bengkalis.
“Kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan menjaga kesejahteraan masyarakat dari ancaman bencana. Dengan sinergi dan kesiapan yang maksimal dari semua pihak, kita yakin bahwa penanganan Karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya melalui keterangan resmi.
Kegiatan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla ini diakhiri dengan apel bersama dan doa bersama untuk menghindarkan wilayah Bengkalis dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Semangat kebersamaan dan komitmen untuk menjaga lingkungan terasa sangat kuat di antara seluruh peserta, dengan harapan bahwa langkah proaktif ini akan menjadi dasar untuk menciptakan kondisi yang aman dan lestari bagi masyarakat serta alam sekitar.
“Bersama, kita jaga lingkungan dan cegah bencana sejak dini! Mari kita jadikan Kecamatan Pinggir sebagai contoh wilayah yang siap dan mampu melindungi diri dari ancaman Karhutla,” pungkas Kapolsek Pinggir dengan penuh semangat dan harapan yang besar.
#PolsekPinggir #StopKarhutla #GreenPolicing #PolriUntukMasyarakat #MelindungiTuahMenjagaMarwah #BengkalisHijau
Editor: Joni.H.Tanjung
















