PADANG, 30 MARET 2026 – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang menyelenggarakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan acara halal bihalal pada hari Senin (30/3/2026). Acara yang berlangsung di depan halaman kantor Rutan menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk saling memaafkan satu sama lain serta memperkuat ikatan kekeluargaan antar sesama rekan kerja.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental selama kegiatan berlangsung, yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Rutan Padang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk mempererat silaturahmi pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat baru setelah menjalani cuti bersama lebaran.
Apel pagi dalam acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Padang, Mai Yudiansyah. Dalam amanatnya, ia menekankan tiga poin penting yang harus menjadi landasan kerja pegawai, yaitu kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas, serta mendorong peningkatan kinerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Momentum Idul Fitri dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk kembali menyatukan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Kepala Rutan, kekompakan antarpegawai adalah kunci utama dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan secara optimal. “Dengan kembalinya fitrah di hari kemenangan, kami mengharapkan kerja sama tim akan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” tambahnya.
Sebagian pegawai yang diwawancarai menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam mencairkan suasana kerja. “Setelah fokus pada pengamanan selama libur lebaran, momen saling memaafkan ini membuat kami merasa lebih ringan dan kompak lagi saat kembali bertugas di lapangan,” ujar salah satu pegawai Rutan Padang.
Dengan berakhirnya rangkaian perayaan Idul Fitri, seluruh jajaran Rutan Padang menyatakan komitmen untuk kembali fokus pada peningkatan kinerja, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas. Diharapkan, energi positif yang diperoleh dari hari kemenangan dapat bertransformasi menjadi semangat pengabdian yang lebih tinggi bagi masyarakat dan negara.
(Aidil)









