Mitrariau.com,50 Kota, Sumatera Barat – Setelah momen kebersamaan Lebaran yang penuh makna, ribuan masyarakat mulai melakukan perjalanan arus balik untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menyikapi kondisi ini, Polres 50 Kota di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., menggerakkan seluruh personelnya untuk turun langsung ke lapangan guna menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan lintas provinsi antara Sumatera Barat dan Riau pada tanggal 29 Maret 2026.
Kepedulian Polri terlihat nyata ketika personel Satlantas Polres 50 Kota, yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas IPTU Zarwiko Irzal, menemukan sebuah mobil yang mogok di kawasan Kelok 9 – jalur strategis yang sering menjadi titik padat perjalanan dari Pasaman Barat menuju Pekanbaru. Tanpa ragu, para personel segera turun tangan mendorong mobil mogok tersebut agar tidak menghambat aliran kendaraan lain yang lewat.
Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga siap memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang mengalami kesulitan.
Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., dengan tegas menyampaikan komitmennya:
“Kami telah mengerahkan seluruh personel untuk mengamankan arus balik Lebaran, baik untuk perjalanan dari Sumatera Barat ke Riau maupun sebaliknya. Meskipun momen berkumpul sudah usai, kami ingin memastikan setiap keluarga bisa kembali dengan aman ke tempat tinggal atau bekerja.

Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama – jangan biarkan keinginan untuk cepat tiba membuat kita mengorbankan keselamatan diri sendiri dan orang lain.”
Beliau menambahkan bahwa medan di beberapa jalur lintas provinsi cukup menantang, terutama kawasan seperti Kelok 9 yang memiliki tikungan curam dan sering menjadi titik rawan kecelakaan. Oleh karena itu, persiapan matang dan sinergi antar personel menjadi kunci utama untuk menghadapi segala kemungkinan.
Sementara itu, Kasatlantas Polres 50 Kota, IPTU Zarwiko Irzal, memberikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik:
“Kami mengimbau kepada setiap pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama di jalur dengan medan berat seperti Kelok 9. Utamakan keselamatan dari kecepatan – keinginan untuk cepat tiba tidak boleh membuat kita mengabaikan aturan lalu lintas.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, istirahat jika merasa lelah, dan selalu patuhi rambu lalu lintas. Kami siap membantu kapan saja jika ada kendala di jalan.”
Aksi mendorong mobil mogok yang dilakukan personel Satlantas menjadi salah satu contoh nyata dari dedikasi Polri untuk masyarakat.
Beberapa pengendara yang menyaksikan kejadian ini mengaku merasa terbantu dan merasa lebih aman dengan keberadaan petugas polisi di sekitar jalur perjalanan.
“Padahal saya khawatir akan menyebabkan kemacetan, tapi petugas polisi langsung datang membantu. Ini membuat perjalanan saya jadi lebih lancar dan saya merasa diperhatikan,” ujar salah seorang pengendara yang melewati lokasi kejadian.
Polres 50 Kota juga mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Selain mematuhi aturan lalu lintas, masyarakat diimbau untuk saling menghargai dan membantu satu sama lain jika menemukan kendala di jalan.
Personel polisi akan terus melakukan patroli dan siap memberikan bantuan di sepanjang jalur lintas provinsi hingga seluruh arus balik selesai dengan aman.
“Kita semua ingin kembali dengan selamat dan siap menjalankan aktivitas. Oleh karena itu, mari kita jaga satu sama lain – karena keselamatan kita adalah kebahagiaan bersama,” pungkas Kapolres 50 Kota dalam pesan penutupnya
Editor : Joni. H. Tanjung








