Mitrariau.com,Sawahlunto, Sumatra Barat – Polres Sawahlunto tidak main-main dalam persiapan pengamanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam rangka memastikan kesiapan maksimal personel dalam pelaksanaan tugas pengamanan selama Operasi Ketupat Singgalang Tahun 2026, personel piket Pos Pengamanan Polres Sawahlunto yang ditempatkan di titik krusial Jalan Lintas Sumatera, Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra, pada Minggu, 22 Maret 2026.
Apel pagi ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali peran dan tanggung jawab setiap personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
AKBP Simon Yana Putra, dalam arahannya, tidak hanya menekankan kesiapan fisik dan mental, tetapi juga menyoroti pentingnya layanan publik yang responsif dan humanis.
“Dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026 ini, kita dituntut untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Layanan 110 adalah ujung tombak kita dalam memberikan bantuan dan merespons setiap kebutuhan masyarakat.
Ingatlah, tugas kita adalah Melindungi, Mengayomi, dan Melayani,” ujar Kapolres dengan tegas. Beliau menekankan bahwa setiap panggilan ke nomor 110 harus direspons dengan cepat, tepat, dan penuh empati.
Kapolres juga menggarisbawahi bahwa kehadiran personel di Pos Pengamanan Jalan Lintas Sumatera ini bukan hanya untuk melakukan penjagaan, tetapi juga sebagai representasi dari Polri yang siap hadir di tengah masyarakat.
“Kalian adalah wajah Polri di lapangan. Tunjukkan sikap profesional, ramah, dan siap membantu. Senyum dan sapaan hangat bisa memberikan dampak positif yang besar bagi para pemudik yang mungkin lelah atau bingung,” tambahnya.
AKBP Simon Yana Putra mengingatkan para personel untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, baik itu terkait lalu lintas maupun tindak kejahatan.
“Pantau terus situasi di sekitar pos pengamanan. Laporkan setiap perkembangan yang mencurigakan dan segera ambil tindakan sesuai prosedur. Koordinasi dengan posko induk dan satuan lain juga sangat penting,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres Sawahlunto menekankan pentingnya pelayanan berbasis teknologi informasi, seperti pemanfaatan nomor darurat 110. “Layanan 110 harus dimaksimalkan.
Pastikan masyarakat mengetahui nomor ini dan kita siap sedia untuk merespons setiap panggilan darurat. Kecepatan dan ketepatan respons kita bisa menyelamatkan nyawa dan mencegah kerugian yang lebih besar,” jelasnya.
Dengan adanya apel pagi ini, Polres Sawahlunto memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas di lapangan telah mendapatkan arahan yang jelas dan memiliki semangat yang tinggi untuk melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Kapolres AKBP Simon Yana Putra berharap, dengan kesiapan personel dan optimalisasi layanan 110, arus mudik Lebaran di wilayah Sawahlunto dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib, serta masyarakat merasa terlindungi, terayomi, dan terlayani dengan baik.
Editor:Joni.H.Tanjung









