Mitrariau.com,Payakumbuh, Sumatra Barat – Menyambut puncak arus mudik Lebaran 2026, Polres Payakumbuh telah siap siaga penuh. Di bawah arahan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., bersama Kasatlantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman, S.H., secara resmi meluncurkan Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Operasi ini akan berlangsung intensif selama 12 hari, mulai dari tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026, mencakup periode sebelum, saat, dan setelah Hari Raya Idul Fitri. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Dalam sebuah himbauan yang ditujukan langsung kepada masyarakat, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi. “Halo dunsanak (saudara sekalian)! Saat ini Polres Payakumbuh tengah melaksanakan Operasi Ketupat Singgalang 2026, terhitung mulai tanggal 13 Maret s/d 25 Maret 2026.
Mari wujudkan mudik aman, tertib, dan lancar demi keselamatan kita bersama!” Seruan ini menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam menciptakan kondisi mudik yang kondusif.
AKBP Ricky Ricardo menjelaskan bahwa Polres Payakumbuh telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan mobilitas warga.
“Kami telah menyiapkan personel yang cukup, baik di pos pengamanan, pos pelayanan, maupun dalam patroli rutin di jalur-jalur yang diprediksi akan ramai,” ujar Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang erat dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak kesehatan untuk memastikan pelayanan yang komprehensif bagi para pemudik.
Kasatlantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman, S.H., menambahkan detail mengenai fokus penanganan lalu lintas. “Kami akan fokus pada pengaturan arus di titik-titik rawan kemacetan, mempercepat penanganan jika terjadi kecelakaan, serta memberikan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi,” jelas AKP Yuliarman.
Ia juga mengimbau para pengemudi untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi batas kecepatan, dan beristirahat secara berkala untuk menghindari kelelahan yang bisa berakibat fatal.
Pesan yang disampaikan oleh Kapolres dan Kasatlantas ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ajakan konkret bagi seluruh masyarakat untuk menjadi agen keselamatan. Keselamatan dalam perjalanan mudik adalah tanggung jawab bersama.
Dengan kerjasama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di wilayah Payakumbuh dapat berjalan lancar, meminimalkan angka kecelakaan, dan mengantarkan seluruh pemudik ke kampung halaman dengan selamat serta penuh sukacita.
Editor: Joni.H.Tanjung
















