Mitrariau.com,Mandailing Natal (Madina) – Bahran Saleh Daulay kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal untuk periode 2026-2031 pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VI yang digelar di Cafe Daun, Senin (2/3/2026).
Acara yang juga dihadiri oleh personil Kadin Sumatera Utara dan anggota Kadin Madina ini berlangsung dengan agenda pemilihan yang berjalan lancar.
Proses penjaringan calon ketua Kadin Madina pada Mukab kali ini hanya diikuti oleh satu kandidat, yakni Bahran Saleh Daulay. Dengan tidak adanya calon lain yang mendaftar, panitia Mukab menetapkan Bahran terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Madina periode 2026-2031.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, Bahran mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan tim yang bekerja keras hingga terselenggaranya Mukab ke-VI ini. Ia menegaskan tema besar kepemimpinannya, yakni “Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha Demi Kemajuan Ekonomi Daerah.”
Selain itu, Bahran menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan Mukab yang menurutnya disebabkan oleh tantangan dalam mengajak pengusaha lokal bergabung dan aktif dalam Kadin Madina.
“Mohon maaf atas keterlambatan pelaksanaan Mukab kali ini. Ada beberapa faktor, di antaranya sulitnya mengajak rekan-rekan pengusaha Madina untuk bergabung ke Kadin.
Mereka bertanya, apa yang bisa Kadin berikan untuk kesejahteraan mereka? Hingga saat ini, kami belum sepenuhnya bisa menjawab tantangan itu,” ungkap Bahran.
Meski demikian, Bahran tetap mengapresiasi berbagai terobosan dan langkah cepat yang telah dilakukan Kadin Madina sebelumnya.
Menurutnya, hal itu telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan, serta keberpihakan terhadap sektor pekerja.
Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap perubahan regulasi yang tengah dibahas di DPR RI terkait kesejahteraan Kadin.
“Dengan segala keterbatasan yang kami hadapi, saya berharap Undang-Undang yang sedang diproses di DPR bisa segera disahkan agar memberikan kekuatan yang lebih besar bagi Kadin Madina,” tambah Bahran.
Di akhir sambutannya, Bahran mengajak seluruh pengurus baru Kadin Madina periode 2026-2031 untuk bersinergi, kompak, dan bekerja bersama demi kemajuan serta kesejahteraan Kadin dan seluruh anggotanya ke depan.
Biro ; Magrifatulloh
Editor: Joni.H.Tanjumg
















