Polres Pasaman Barat Tuai Hasil Panen Jagung Kuartal I 2026 – Gerakan Sinergi untuk Wujudkan Indonesia Emas

Mitrariau.com,Pasaman Barat, Sumatra Barat – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 pada hari Kamis, 8 Januari 2026.

Acara yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah ini dihadiri dengan antusias oleh berbagai pihak.

Hadir dalam acara tersebut seluruh Personel Jajaran Unit (PJU) Polres Pasaman Barat, Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Panca Agung, personel Polres Pasaman Barat, anggota Pengurus Rukun Keluarga Peduli Kependudukan dan Keluarga Berencana (PROKIPINDA) Pasaman Barat, serta rombongan masyarakat yang datang dari berbagai desa di wilayah Pasaman Barat.

Dalam sambutannya, AKBP Agung Tribawanto menjelaskan bahwa kegiatan Panen Raya Jagung Serentak ini bukan hanya sebagai bentuk kegiatan produktif dari Polres Pasaman Barat, namun juga sebagai upaya konkret untuk menginspirasi masyarakat agar lebih aktif dalam mengembangkan sektor pertanian lokal.

“Jagung merupakan komoditas strategis yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa aparat kepolisian tidak hanya fokus pada tugas keamanan, tetapi juga turut berkontribusi pada kemakmuran masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, pihak Polres mengungkapkan bahwa volume panen yang diperoleh pada kegiatan ini mencapai sekitar 3,5 ton jagung kering dari lahan seluas 0,8 hektar yang dikelola secara bersama-sama dengan masyarakat.

Seluruh hasil panen akan dibagi secara merata: 60% diberikan kepada masyarakat kurang mampu di 5 desa terpilih di wilayah Pasaman Barat, dan 40% digunakan untuk keperluan konsumsi dalam lingkungan Polres Pasaman Barat dan Bhayangkari.

AKBP Agung juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi besar pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Indonesia Emas tidak hanya tentang kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga tentang kemandirian pangan, kesejahteraan masyarakat luas, dan kolaborasi antar elemen bangsa.

Kegiatan ini adalah bukti bahwa setiap daerah dan institusi dapat berkontribusi untuk membangun negeri yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, dengan mengoptimalkan potensi pertanian lokal, Pasaman Barat diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang aktif mendukung target nasional – mulai dari meningkatkan produksi pangan, menciptakan lapangan kerja produktif, hingga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Untuk mendukung gerakan ini, Polres Pasaman Barat juga merencanakan kegiatan pertanian serupa pada Kuartal II 2026, dengan menambah jenis tanaman seperti kedelai dan ubi jalar di lahan seluas 1,2 hektar, serta akan melibatkan lebih banyak kelompok tani lokal dalam pengelolaannya.

 

Editor:Joni.H.Tanjung