Ultimatum AMMP: Tagih Janji Gubernur dan Kapolda Riau untuk 6 Desa Terdampak TNTN

Daerah, Pekanbaru, Peristiwa2578 Dilihat

 

 

Mitrariau.com, Pekanbaru,|Riau – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) memberikan ultimatum kepada Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, dan Kapolda Riau terkait nasib 6 desa yang terdampak kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Setelah aksi damai besar-besaran pada 18 Juni 2025 yang melibatkan 11.000 warga, AMMP menyatakan akan menggelar aksi jilid II jika janji pemerintah tak kunjung ditepati pada 14 Juli 2025.

 

Ketua AMMP, Wandri Saputra Simbolon, menegaskan aksi pertama merupakan upaya untuk mendapatkan keadilan dan solusi bagi masyarakat yang terdampak.

Dalam aksi tersebut, Gubernur Riau secara langsung berjanji akan memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat ke DPR RI dan Presiden RI, H. Prabowo Subianto.

 

Namun, hingga kini, belum ada tanda-tanda penyelesaian masalah. Wandri menyatakan kekecewaan AMMP atas lambannya respon pemerintah.

“Jika sampai 14 Juli 2025 tidak ada kabar baik, kami anggap ini sebagai bentuk kebohongan publik,” tegas Wandri. Ia mengancam akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar untuk menagih janji Gubernur Riau di jalanan.

 

AMMP berharap Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Pelalawan, dan Pemkab Inhu dapat bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Wandri mengingatkan pentingnya komitmen Gubernur dan Kapolda Riau untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat.

Aksi jilid II yang mengancam akan melumpuhkan Pekanbaru menjadi bukti keseriusan AMMP dalam memperjuangkan hak-hak masyarakatnya.

 

Sumber : Arya/AMMP

Editor.   : Joni.H.Tanjung