Disdik Riau Alami Penundaan Pembayaran Rp136 Miliar, Gaji Guru Terdampak

Hukrim14039 Dilihat

PEKANBARU, RIAU (RA) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau dikejutkan dengan pengakuan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau terkait penundaan pembayaran (tunda bayar) dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) mencapai Rp136 miliar. Yang paling mengkhawatirkan, Rp103 miliar di antaranya merupakan dana BOSDA yang diperuntukkan bagi gaji guru.

Informasi ini terungkap dalam rapat Banggar DPRD Riau pada Senin (24/2/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Riau, Edi Rusma Dinata, secara langsung menyampaikan bahwa penundaan pembayaran paling signifikan berdampak pada gaji guru. “Penundaan ini terutama terkait pembayaran gaji guru melalui BOSDA,” tegas Edi.

Anggota Banggar DPRD Riau, Abdul Kasim, langsung mempertanyakan penyebab keterlambatan tersebut. Ia mendesak Disdik Riau untuk menjelaskan apakah penundaan disebabkan oleh keterlambatan pengajuan pencairan dana dari Disdik atau adanya kendala lain dalam proses pencairan.

Edi Rusma Dinata menjelaskan bahwa Disdik Riau telah mengajukan pencairan dana BOSDA sejak Oktober 2024. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan dana tersebut akan cair. “Proses administrasi pengajuan sudah kami lakukan sejak Oktober 2024, tetapi kami tidak tahu apakah proses pembayaran sudah dilakukan atau belum,” jelasnya.

Ketidakpastian ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi para guru di Riau. Banggar DPRD Riau dan Disdik Riau sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan guna membahas permasalahan ini secara lebih rinci dan mencari solusi agar gaji guru dapat segera dibayarkan. Pemerintah Provinsi Riau diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini dan memastikan hak guru terpenuhi.

Editor(Aidil)