
PEKANBARU – Aparat kepolisian dari Tim Resmob Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, menangkap 3 pria yang merupakan residivis jambret spesialis gelang emas dan handphone.
Pelaku diketahui sudah beraksi puluhan kali di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.
Ketiga pelaku antara lain MWR alias Jimi, TA alias Ari, dan Ijal.
Kasubdit Jatanras Polda Riau, Kompol Indra Lamhot Sihombing menjelaskan, penangkapan para pelaku bermula dari adanya laporan kejadian jambret pada Sabtu (14/10/2023) siang.
Ketika itu, korbannya yang sedang berkendara dengan sepeda motor, melintas di Jalan Kartama,Tiba-tiba, dari arah belakang datang 2 pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor, langsung memepet korban.
Salah seorang pelaku kemudian menarik gelang emas milik korban. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp12 juta.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan diungkapkan Lamhot, pada 25 Oktober 2023 pihaknya berhasil mendeteksi keberadaan satu pelaku.
“Tim berhasil mengamankan pelaku MWR alias Jimi. Ia mengaku melakukan aksinya dengan pelaku TA alias Ari. Tanpa buang waktu, kita lakukan pengejaran terhadap TA,” kata Lamhot, Sabtu (28/10/2023).
Tak hanya itu dipaparkan Lamhot, tim juga berhasil mengamankan satu pelaku lainnya bernama Ijal.
Selain ketiga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 unit handphone merk Samsung, sebuah helm, sehelai celana, sehelai jaket, dan 1 unit sepeda motor.
Dari hasil pendalaman diungkapkan Lamhot, para pelaku sudah beraksi di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru sebanyak 32 kali.
Di antara di Jalan Kartama, Jalan Lobak, Jalan Adi Sucipto, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Purwodadi, dan lain-lain.
Sasaran mereka adalah perhiasan emas dan juga handphone.
“Dari beberapa lokasi mereka ini bergantian melakukan aksinya. Mulai dari joki, mengambil barang, dan menjual barang curian. Hasilnya dibagi-bagi,” sebut Lamhot.
Diterangkan Lamhot, saat ini ada beberapa nama lainnya yang masih diburu keberadaannya.
Ia menambahkan, untuk pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(Rilis)
Wartawan:Rian
Editor(Tim)
















