Polri untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Penguatan Pengabdian di Kabupaten Karo

Hukrim493 Dilihat

Mitrariau.com,Karo(Sumut) – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Karo, Rabu(1/7/2026). Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, momentum ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kekuatan utama bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada bangsa.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat di Lapangan Markas Polres Karo mulai pukul 09.00 WIB. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., membacakan amanat Presiden Republik Indonesia kepada seluruh jajaran Polri.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, perwakilan Kejaksaan Negeri Karo, Danyon 125/Simbisa, Ketua Bhayangkari Cabang Karo Ny. Nanny Andi Haloho beserta pengurus, Wakapolres Karo Kompol Joni Sitompul, S.H., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.

Peserta upacara terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, serta unsur gabungan lainnya.

Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan Kapolres, disampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri, sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional dan tanpa lelah.

Presiden juga menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara tahun ini, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,” harus menjadi semangat seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, Presiden memberikan lima arahan utama kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi Polri.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa setiap insan Bhayangkara harus menjadikan profesinya sebagai panggilan pengabdian yang mulia.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.

AKBP Pebriandi Haloho, menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat, kami berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus terus kami jaga melalui kerja nyata,” tegas AKBP Pebriandi Haloho.

Kabiro : PST ARIANI BR SILABAN. Editor : yheny