Mitrariau.com.Pekanbaru,, Riau – Polsek Sukajadi,Dukungan Polri terhadap Program Tanam Pangan Nasional yang digaungkan Pemerintah Pusat semakin nyata! Di bawah pimpinan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H., Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H. beserta Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukajadi Aiptu Suyono melakukan kegiatan kontrol dan perawatan intensif terhadap tanaman jagung pipil yang ditanami oleh personel Polsek Sukajadi sendiri.
Kegiatan yang penuh dedikasi ini berlangsung pada hari Minggu (17/05/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Jalan Kaharudin Nasution, BBI Agrowisata, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Dalam sambutan sebelum memulai kegiatan, Kapolsek Sukajadi menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam mendukung program penting pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional.
“Program Tanam Pangan Nasional adalah prioritas utama pemerintah pusat, dan sebagai bagian dari aparatur negara, kami merasa wajib untuk ikut berkontribusi. Lahan jagung seluas 30 meter x 15 meter (sekitar 450 meter persegi) ini adalah hasil kerja keras personel Polsek Sukajadi yang ingin memberikan contoh nyata bahwa setiap individu bisa berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan bangsa,” tegas Kompol Romi Irwansyah dengan suara yang penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan kontrol dan perawatan kali ini difokuskan pada pengecekan dan pengendalian hama yang menjadi ancaman utama bagi pertumbuhan tanaman jagung pada fase ini.
“Pada usia tanaman sekitar 120 hari, hama bisa menjadi masalah besar yang mengganggu hasil panen. Oleh karena itu, kita melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap tanaman tetap sehat dan bisa berkembang dengan optimal hingga hari panen tiba,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan serangkaian tindakan penting untuk menjaga kesehatan tanaman, antara lain:
✅ Monitoring perkembangan program nasional – Mengevaluasi bagaimana implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional berjalan di wilayah hukum Sukajadi, serta bagaimana kontribusi Polsek bisa lebih maksimal.
✅ Pengecekan intensif terhadap hama jagung – Memeriksa setiap bagian tanaman mulai dari akar, batang, daun, hingga tongkol untuk mendeteksi adanya serangan hama seperti ulat grayak, wereng, atau penyakit lainnya.
✅ Pemberian perawatan khusus – Memberikan perawatan tambahan seperti penyemprotan obat alami untuk mengusir hama dan menjaga kesuburan tanah.
✅ Evaluasi pertumbuhan tanaman – Menilai kondisi keseluruhan jagung pipil yang telah memasuki fase kritis sebelum panen, memastikan bahwa semua tanaman tumbuh dengan merata dan sehat.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara cermat, tanaman jagung pipil ini menunjukkan perkembangan yang sangat memuaskan. Perkiraan waktu panen telah dipercepat menjadi sekitar 80 hari ke depan, yang diharapkan akan menghasilkan tongkol jagung yang besar, berkualitas tinggi, dan siap untuk dikonsumsi atau dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Meskipun kegiatan ini tidak menggunakan sumber dana khusus dan dibiayai secara mandiri oleh personel Polsek Sukajadi, semangat kebersamaan dan dedikasi mereka membuat program ini berjalan dengan sangat sukses.
“Meskipun tidak ada alokasi dana khusus, kami semua bersedia memberikan kontribusi pribadi karena kami yakin bahwa ini adalah investasi berharga bagi masa depan negara. Setiap upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan produksi pangan adalah langkah penting menuju swasembada pangan,” ujar Aiptu Suyono dengan bangga.
Para pengunjung BBI Agrowisata yang menyaksikan kegiatan ini juga menunjukkan rasa kagum dan antusias yang tinggi. “Sangat inspiratif melihat pihak kepolisian turut serta dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Ini adalah contoh yang sangat baik bahwa kita semua bisa berkontribusi dalam program penting seperti ini,” ujar salah seorang pengunjung yang juga tertarik untuk menanam jagung di halaman rumahnya.
Kapolsek Sukajadi juga mengungkapkan bahwa hasil panen dari lahan ini akan digunakan untuk dua tujuan utama – sebagian akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sementara sebagian lainnya akan digunakan sebagai bahan makanan di lingkungan Polsek Sukajadi sebagai bentuk bukti bahwa jagung lokal bisa menjadi sumber makanan yang bergizi dan lezat.
“Kita ingin hasil dari usaha ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain membantu yang membutuhkan, kita juga ingin menunjukkan bahwa produk pangan lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk impor,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Personel Polsek Sukajadi juga tidak sungkan untuk berbagi ilmu pengetahuan tentang cara menanam dan merawat jagung secara benar kepada masyarakat yang ingin mencoba menanam sendiri, mulai dari pemilihan bibit hingga cara mengendalikan hama secara alami.
“Kami berharap bahwa kehadiran Polri dalam program Tanam Pangan Nasional bisa menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Pekanbaru untuk turut serta dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bersama-sama kita bisa mewujudkan Indonesia yang mandiri dan sejahtera dalam hal pangan,” pungkas Kompol Romi Irwansyah dengan penuh harapan.
Kegiatan kontrol dan perawatan tanaman jagung oleh Kapolresta Pekanbaru dan Kapolsek Sukajadi menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan contoh nyata yang diberikan, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk turut serta dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sehingga Indonesia bisa lebih mandiri dan kuat dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.
SUMBER:HUMAS POLSEK SUKAJADI
EDITOR:JONI.H.TANJUNG









