Mitrariau.com,Siak ,Riau – Suasana berbeda tercipta dalam Aksi Penyetopan Jalan Lintas Minas–Perawang Jilid II yang digelar oleh masyarakat pada Senin (13/4/2026).
Berbeda dengan aksi demonstrasi yang seringkali memanas, kali ini situasi berlangsung sangat kondusif, aman, dan tertib berkat pengamanan ketat serta pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI-Polri.
Sejak pukul 06.00 WIB, personel Polsek Minas dan Koramil 03/Minas telah bersiaga penuh di dua titik utama. Titik pertama di Simpang Perawang, Kelurahan Minas Jaya dihadiri sekitar 100 orang, dan titik kedua di Jalan Lintas Minas–Perawang Km 3, Kampung Minas Timur dihadiri sekitar 50 orang.
Aksi yang dikoordinir oleh Joy Tarigan ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menuntut perbaikan jalan sepanjang 3,8 KM yang dinilai kondisinya masih memprihatinkan dan belum terealisasi secara optimal meski telah dijanjikan sebelumnya.
Dalam aksinya, massa melakukan penutupan jalan dan bahkan melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes kreatif.
Untuk memperkuat pengamanan, Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., juga mengirimkan tim back up dari pusat yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Ermanto, S.H., M.H. bersama Kasat Samapta AKP Yeri Efendi.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Camat Minas Norfa Oktalita, S.E., Danramil 03/Minas Kapten Arh Aguswanto, serta tokoh masyarakat dan juru bicara aksi.
Salah satu momen paling menonjol adalah kehadiran hangat dari Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, S.E., S.H., M.Si., M.H.. Tidak hanya berdiri di barikade, ia turun langsung berbaur di tengah massa.
Bersama personel lainnya, Kompol Syahrizal tampak akrab menyapa, berdialog, hingga membagikan kue kepada para peserta aksi. Langkah persuasif ini berhasil mencairkan suasana dan menjaga suhu politik tetap dingin serta penuh kekeluargaan.
Dalam keterangannya di lokasi, Kompol Syahrizal menegaskan bahwa tugas kepolisian bukan hanya mengamankan, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi.
“Kami hadir di sini bukan untuk menghalangi hak masyarakat menyampaikan aspirasi, melainkan untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan tidak merugikan pihak lain. Kami kedepankan pendekatan humanis agar aspirasi bisa didengar, namun ketertiban tetap terjaga,” ujar Kompol Syahrizal dengan tegas namun santun.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah maupun provinsi.
“Kami terus berupaya menjadi jembatan. Koordinasi dengan pemerintah terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik dan realisasi atas janji perbaikan jalan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” tambahnya.
Polres Siak Presisi, Masyarakat Sejahtera!🇮🇩🛡️
Editor : Joni.H.Tanjung









