Seni dan Alam Bersatu! Kapolda Riau Resmikan Festival “Panggung Gajah” 2026, Wujud Nyata Cinta Lingkungan

Seni dan Alam Bersatu! Kapolda Riau Resmikan Festival "Panggung Gajah" 2026, Wujud Nyata Cinta Lingkungan

Mitrariau.com,Pekanbaru,Riau – Suasana budaya dan kepedulian lingkungan melebur menjadi satu dalam sebuah perhelatan akbar yang luar biasa.

Festival Seni Konservasi “Panggung Gajah” 2026 resmi digelar dengan megah di Rumah Singgah Tuan Kadi, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, pada Sabtu malam (11/04/2026).

Mengusung tema besar “Melindungi Hutan, Lindungi Gajah”, acara ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah gerakan nyata untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan urgensi menjaga kelestarian alam dan perlindungan satwa di Provinsi Riau.

Kegiatan ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, didampingi oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H.Kabid Humas Polda Riaub Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.Turut hadir mendampingi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H., seluruh Kapolres jajaran Polda Riau, perwakilan Forkopimda, TNI, serta ratusan masyarakat yang antusias memadati lokasi acara.

Festival ini memukau hadirin dengan berbagai pertunjukan seni budaya Melayu yang indah namun tegas menyampaikan pesan konservasi. Mulai dari tarian bertema alam, pembacaan puisi yang menyentuh hati, pertunjukan teatrikal yang menceritakan keindahan dan tantangan di Tesso Nilo, hingga alunan musik yang mengajak jiwa untuk mencintai alam.

Seluruh rangkaian acara dirancang untuk mengingatkan kita bahwa hutan dan gajah adalah aset berharga yang harus dijaga keberadaannya di Bumi Lancang Kuning.

Tidak hanya pertunjukan, acara ini juga dimeriahkan dengan peluncuran buku puisi bertema lingkungan serta pengumuman pemenang lomba puisi dan mewarnai, sebagai upaya menanamkan nilai cinta alam sejak dini kepada generasi muda.

Kapolda Riau Riau, Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum menjelaskan”Festival Panggung Gajah ini adalah bukti bahwa seni dan budaya bisa menjadi jembatan yang sangat kuat untuk menyampaikan pesan pelestarian alam.

Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, bahwa menjaga hutan dan melindungi satwa bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama.

Mari kita hentikan perburuan liar dan mari kita rawat alam ini agar tetap lestari untuk anak cucu kita nanti,” tegas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

“Sementara itu Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi.”Acara ini luar biasa,Kolaborasi antara seni dan konservasi menciptakan kesadaran yang luar biasa bagi masyarakat.

Kami sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena dengan mencintai budaya dan menjaga alam, kita sedang membangun Riau yang lebih baik, aman, dan hijau.

Semoga semangat ini terus menyala dalam diri setiap warga,” ujar Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi.

Acara yang berlangsung hingga pukul 22.30 WIB ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Sebuah momen bersejarah yang membuktikan bahwa kepolisian hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam melestarikan budaya dan alam.

Mari bersama kita jaga alam, lindungi satwa, dan wariskan lingkungan yang lestari untuk generasi mendatang.

 
Editor : Joni.H.Tanjung