Polres Padang Pariaman Dampingi Pemkab Gelar Sarasehan, Dorong Generasi Muda Bertani

Hukrim335 Dilihat

Lubuk Alung,- mitrariau.com| Padang Pariaman – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke-62, Polres Padang Pariaman turut serta mendampingi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam menggelar Mimbar Sarasehan di Pungguang Kasiak, Lubuk Alung, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah, kepolisian, petani, dan tokoh masyarakat untuk berdiskusi mengenai strategi pengembangan sektor pertanian di Padang Pariaman.

Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pertanian sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk kembali bersemangat bertani dengan inovasi dan kreativitas sebagai petani milenial.

“Kami berharap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk menjadi petani yang kreatif dan produktif. Pertanian tidak boleh ditinggalkan, justru harus dikelola lebih modern agar mampu bersaing,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan peran penting penyuluh pertanian dalam mendorong masyarakat untuk kembali menekuni dunia pertanian. Menurutnya, keberlanjutan sektor ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang menciptakan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia mengingatkan bahwa jika produksi pertanian surplus, hasilnya dapat dijual keluar daerah sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Sebaliknya, jika pasokan terganggu, sektor pertanian justru bisa menjadi salah satu penyumbang inflasi.

“Mari kita tingkatkan surplus pertanian. Dengan produksi yang lebih dari cukup, bukan hanya kebutuhan lokal terpenuhi, tapi juga dapat membantu menekan laju inflasi,” tegasnya.

Momentum Hari Tani Nasional ini, lanjut Bupati, menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan, memperluas pasar hasil pertanian, dan mengembalikan semangat generasi muda untuk mencintai pertanian sebagai profesi yang mulia.
(Wulan)