Dendam Foto ‘RIP’ di Grup WhatsApp Berujung Maut: Pria di Kampar Tewas Ditikam Teman Minum Tuak, Pelaku Dibekuk!

Daerah, Hukrim, Kampar1841 Dilihat

Mitrariau.com,Kampar, Riau – Sebuah kasus pembunuhan sadis yang mengguncang ketenangan Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, akhirnya terkuak. Aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku berinisial DA (41) di Kedai Prengki Jalan Rajawali Desa Tanah Merah, lokasi tragis tempat korban dihabisi.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu, 21 September 2025, sekitar pukul 18.30 WIB. Korban, Meiman Serius Zega (40), warga Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk parah di bagian dada.

“Motif pelaku melakukan pembunuhan ini adalah karena merasa sangat kesal dan harga dirinya diinjak-injak oleh korban.

Korban mengirimkan foto pelaku ke grup WhatsApp Nias Marpoyan dengan menyertakan tulisan ‘RIP’ (Rest in Peace), seolah-olah pelaku telah meninggal,” terang Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Hendra Setiawan, pada Selasa, 23 September 2025.

Menurut keterangan Kapolsek, insiden ini bermula saat korban dan pelaku sama-sama menikmati minuman tuak di warung milik Frengki Situmeang. Sekitar pukul 15.00 WIB, suasana yang semula akrab berubah tegang.

Korban secara diam-diam memotret pelaku dan langsung mengunggahnya ke grup WhatsApp warga Nias Marpoyan, disertai tulisan “RIP”.

Pelaku yang mengetahui perbuatan korban merasa sangat marah dan tersinggung. Ia sempat menegur korban, namun korban hanya terdiam tanpa menunjukkan penyesalan. Merasa amarahnya memuncak dan harga dirinya direndahkan, pelaku memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Bukan untuk menenangkan diri, melainkan untuk mengambil sebilah pisau, senjata yang kemudian menjadi alat pembunuhan.

Sekitar pukul 18.00 WIB, dengan emosi yang masih membara, pelaku kembali ke kedai Frengki. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menghampiri korban dari arah belakang, memegang kepalanya, dan tanpa ampun menghujamkan pisau ke dada korban. Meiman Serius Zega seketika ambruk bersimbah darah.

Korban sempat dilarikan ke RS Mesra dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak tertolong. “Setelah dilakukan otopsi, diketahui bahwa penyebab meninggalnya korban adalah akibat tusukan pada bagian dada yang menembus langsung ke jantung,” jelas Kompol Hendra.

Tidak lama setelah kejadian, gabungan piket fungsi dan Unit Reskrim Polsek Siak Hulu bergerak cepat. Pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian (TKP) tak lama setelah melancarkan aksinya. Namun, saat penangkapan, pelaku juga mengalami luka pada bagian paha kiri.

“Luka pada paha kiri pelaku disebabkan karena saat pelaku ingin kembali menikam korban, saksi Ofili Zalukhu dengan sigap menarik tubuh pelaku dari arah samping. Tarikan tersebut membuat ayunan pisau pelaku meleset dan mengenai pahanya sendiri,” tambah Kompol Hendra.

Setelah diamankan, pelaku segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang dideritanya, sebelum akhirnya menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi pengingat tragis akan bahaya emosi yang tak terkontrol dan dampak fatal dari tindakan impulsif.(***)

Editor: Joni.H.Tanjung